oleh

Satu Warga di Malinau Positif Covid-19 Meninggal Dunia, Total Menjadi 8 Orang

MALINAU – Nyaris 3 bulan tidak ada penambahan korban meninggal akibat Covid-19 di Malinau, Satgas Covid-19 Malinau menerima satu pasien positif Covid-19 meninggal dunia.

Bertambahnya satu korban meninggal dunia akibat Covid-19 ini, maka sekarang Satgas Covid-19 Malinau memiliki total 8 korban meninggal yang diakibatkan oleh Covid-19.

Saat dihubungi, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malinau, Dr. John Felix Rundupadang pun membenarkan hal itu. Meski tidak bisa menyebutkan detail biodata korban, namun pria yang akrab disapa John menerima satu pasien meninggal dunia.

Baca Juga :  Tanggapi Hasil Putusan MK, Direktorat Intelkam Polda Kaltara Gelar FGD Bersama Organisasi Buruh

“Saat ini memang ada 1 lagi pasien Covid-19 kita yang meninggal, sehingga total selama pandemi ini terjadi sudah ada 8 korban meninggal akibat Covid-19 di Malinau,” kata John.

Meski demikian, namun John menjelaskan kalau satu korban meninggal dunia akibat Covid-19 ini, bukanlah korban murni yang kematiannya diakibatkan total oleh Covid-19.

Ia menjelaskan, korban pasien meninggal dunia ini sebelumnya memiliki beberapa riwayat penyakit bawaan. Setelah meninggal dunia dan mayatnya di rapid test, barulah ditemukan ada reaksifitas Covid-19.

Baca Juga :  PT Pelindo Serahkan Bantuan 1 Unit Mobil Ambulans ke Pemkot Tarakan

“Setiap orang meninggal di Malinau, jenazahnya selalu kita rapid test dulu agar dapat ditentukan cara pemakamannya,” jelasnya.

“Jadi setelah jenazah kita rapid, barulah ada hasil reaktif Covid-19. Meski begitu, si almarhumah tetap masuk dalam pasien kita,” tuturnya.

John pun menambahkan, agar masyarakat tidak mengendorkan protokol kesehatan (Prokes) yang sudah menjadi standar hidup new normal.

Baca Juga :  Tanpa PCR Pasien Masuk Ruang Isolasi Covid-19, Ini Kata Pihak RSUD

“Memang obat dari Covid-19 belum ditemukan, namun kita lebih baik mencegah dengan terus menggunakan prokes dan dukung program vaksinasi pemerintah, agar mata rantai Covid-19 bisa putus sepenuhnya,” tutupnya.(*)

Reporter: Osarade
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *