TARAKAN – Provinsi Kaltara juga akan mengirim cabang olahraga (cabor) layar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) PAPUA XX tahun 2021 mendatang. Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kaltara sebut persiapan belum maksimal.
Ketua Umum Porlasi Kaltara, H Widodo Dwi Santoso mengatakan, pelatihan pada cabor layar dilakukan seperti biasa dengan masa latihan seminggu tiga kali.
“Kita lakukan pelatihan yakni 1 kali latihan dasar pada hari minggu, sedangkan Selasa dan Kamis ada latihan kering untuk fisik dan sebagainya,” ujar Widodo.
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi latihan cabor layar belum maksimal, salah satunya adalah pandemi Covid-19 yang belum mereda dan peralatan penunjang lainnya.
“Kita belum berani maksimal latihan, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19, lalu sampai saat ini kita juga belum mendapatkan suplemen ataupun biaya agar latihan bisa maksimal,” terangnya.
Dijelaskan Widodo, Saat ini atlet masih dititipkan untuk berlatih di Tanjung Batu, Kabupaten Berau. Karena memiliki lokasi yang mendukung dan bagus, lalu sparingnya ada.
“Atlet yang ikut PON 2021 ada 4 orang, ditemani oleh 1 pelatih disana (Berau) dan kita akan melakukan try out pada bulan Agustus 2021, kebetulan ada event dari 1 sampai 4 Agustus 2021 di Jakarta,” sebutnya
Widodo lanjut menjelaskan, untuk kelas Laser 4.7 diikuti oleh atlet bernama Faisal, lalu Rivaldi di kelas Optimis dan Ikwan bersama Ramadani di kelas 420 Internasional.
“Atlet kita berpeluang di setiap kelas yang dilombakan, lawan terbaik ada Kaltim, Banten, Kepulauan Riau, dan Jawa Barat. Kendala saat ini persiapan tidak maksimal peralatan penambah atau cadangan, seperti tali temali, tiang, dan layarnya, karena pembelian dari luar negeri, tidak ada di lokal,” tutupnya.(*)
Reporter: Matthew Gregori Nusa
Editor: Ramli







