Begal Masih Berkeliaran di Jalan Sepi, Masyarakat Diimbau Waspada

TARAKAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tarakan mendapatkan dua laporan jambret atau yang kerap dikenal dengan sebutan begal pada bulan Mei 2021.

Kapolres Tarakan, AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi mengatakan, pembegalan biasa terjadi pada pengendara yang melalui jalan-jalan sepi.

“Kejadian terjadi pada saat korban berada di jalanan, dari dua laporan tersebut terjadi pada malam hari, terutama pada pukul 00.00 WITA malam,” ujar Aldi kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Jelang Imlek dan Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Gusher Stabil

Sampai saat ini dari Satreskrim Polres Tarakan terus berusaha untuk mengungkap kejahatan di jalanan, dan sampai saat ini unit reskrim masih mencoba mendalami kejadian tersebut.

“Kita juga masih mengambil keterangan saksi-saksi, modus dan ciri-ciri tersangka. Ada kemungkinan dari dua laporan, pelaku pembegalannya sama,” sebutnya.

Menyikapi hal tersebut, masyarakat diimbau agar mengurangi segala kegiatan yang dilakukan diatas jam 12, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Penanganan ODGJ Bersajam di Tarakan Belum Optimal

“Pelaku melakukan pembegalan pada korban yang kebetulan menaruh HP di dashboard motor, rata-rata laporan pembegalan berada di Gunung Selatan, jalanan yang terbilang sepi dan pemukiman yang berjauhan, korban juga rata-rata merupakan wanita,” terangnya.(*)

Reporter: Matthew Gregori Nusa
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *