oleh

Hampir Sepekan Malinau Tidak Mengalami Penambahan Kasus Covid-19

MALINAU – Kembali lepasnya status zona hijau wilayah pandemi Covid-19, ternyata tidak membuat Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Malinau menjadi putus asa. Keadaan itu justru malah membuat Satgas Covid-19 Malinau semakin bersemangat untuk memutus mata rantai dari virus yang sudah setahun lebih melanda Kabupaten Malinau.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malinau, dr. John Felix Rundupadang saat dihubungi benuanta.co.id mengatakan, pihaknya saat ini terus memperketat protokol kesehatan (Prokes) agar dapat menghambat atau memutus perkembangan dari Covid-19.

“Harus kita akui, virus ini masih ada di wilayah kita, namun bukan berarti kita harus lengah. Buktinya kita sempat mendapat zona hijau dan itu semua berkat kerja keras tim Satgas Covid-19 kita,” kata dr. John.

Baca Juga :  Jari Pria Paruh Baya Nyaris Putus Akibat Cincin Batu Akik

Kerja keras tim Satgas Covid-19 pun kembali terbukti dengan tidak adanya penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 baru selama hampir sepekan ini. “Sejak lepas dari zona hijau beberapa waktu yang lalu, membuat kita semakin serius dalam memutus mata rantai virus ini. Alhasil sejak Senin lalu hingga saat ini, kita tidak mengalami penambahan pasien,” ujarnya.

Baca Juga :  Jari Pria Paruh Baya Nyaris Putus Akibat Cincin Batu Akik

dr. John menambahkan, lepasnya status zona hijau yang ada pada kabupaten Malinau beberapa waktu lalu bukanlah disebabkan oleh klaster lokal, melainkan klaster luar daerah yang juga bertepatan saat waktu arus mudik Idulfitri.

“Beberapa waktu lalu klaster lokal kita memang sangat banyak, tapi sudah kita tangani dengan baik. Beda halnya saat arus mudik Idulfitri kemari, keadaannya sangat banyak orang yang keluar masuk Malinau, makanya kita kembalo kebobolan. Tapi syukurnya kita kembali mampu mengatasinya, sehingga tidak ada lagi penambahan,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  Jari Pria Paruh Baya Nyaris Putus Akibat Cincin Batu Akik

 

Reporter : Osarade

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *