oleh

Air Laut Pasang, Wilayah Sabanar Lama Terendam Banjir

TANJUNG SELOR – Setelah terjadi banjir di Tanjung Selor akibat kiriman dari hulu Kecamatan Peso, banjir kembali menggenangi permukiman warga akibat air pasang dari laut dengan wilayah terdampak di Jalan Sabanar Lama.

“Banjir air pasang dari laut ini sudah 3 kena di daerah kami, sore surut paginya pasti banjir,” ungkap warga setempat, Yadi kepada benuanta.co.id, Jumat 28 Mei 2021.

Dia mengatakan, banjir ini tingginya variasi, dari 30 sentimeter hingga 50 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa. Walaupun sebagian orang menganggap banjir itu hal biasa, tapi berbeda dengan dirinya banjir berpengaruh.

Baca Juga :  UMP Kaltara Naik Sebesar 0.53%, Buruh Merasa Kecewa 

“Karena saya di rumah itu memelihara ternak seperti ayam berpengaruh soalnya kandangnya terendam dan beberapa tanaman sayur,” ucapnya.

Sementara itu warga lain, Zulfikar mengatakan, jika tadinya ada air kiriman ditambah dengan air pasang dari laut, maka banjir besar akan terjadi.

“Untungnya air dari hulu sudah tidak terlalu besar, kalau sekarang itu lagi masuk air jadi 3 makanya besar. Kalau menurut tanggalan air besok itu air puncak,” ujar Zulfikar.

Baca Juga :  Pendapatan Kaltara Cukup Baik, Belanja Masih Perlu Didorong

Pantauan media ini, dua pekan terakhir kondisi air hingga menyebabkan banjir di Tanjung Selor dan Tanjung Palas cukup besar khususnya wilayah Buluh Perindu, Tanjung Rumbia, Kampung di Kelurahan Tanjung Selor Hulu.

Kemudian banjir kiriman dari Kecamatan Peso ini juga terdampak di Kelurahan Tanjung Palas Hilir hingga Teras Baru, Kecamatan Tanjung Palas. (*)

Baca Juga :  Sidak RSUD, Gubernur Minta Fasilitas Digunakan Sesuai Peruntukan

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *