oleh

DLH Malinau: Banjir di Malinau Tidak Berkaitan dengan Kondisi Hutan

Malinau – Pasca bencana banjir yang menimpa Kabupaten Malinau belum lama ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kabupaten Malinau menepis jika banjir diakibatkan kondisi hutan Malinau. DLH mengklaim keadaan lingkungan Malinau saat ini sudah kembali membaik.

“Untuk Malinau Kota itu sudah bersih dari sisa sampah banjir, kalau untuk di wilayah hulu itu, masih dalam proses pembersihan,” kata Frent Tommi Lukas, Kepala DLH Malinau.

Sedangkan untuk penyebab bencana banjir yang menimpa Malinau beberapa waktu yang lalu, Tommi menjelaskan hal itu tidak ada hubungannya dengan kerusakan lingkungan yang ada di Kabupaten Malinau.

“Saat kejadian itu memang intensitas hujan di wilayah hulu sangat deras sehingga menyebabkan meluapkan air sungai hingga ke hilir,” ujarnya.

Tommi juga menambahkan, saat ini kondisi lingkungan alam Kabupaten Malinau, masih sangat asri dan sangat jauh dari dampak kerusakan alam, sehingga bencana banjir yang terjadi pada Kabupaten Malinau belum bisa dikaitkan dengan kondisi alam yang ada di Malinau.

“Kejadian ini tidak ada hubungannya dengan kondisi hutan atau kerusakan lingkungan. Banjir kemarin memang merupakan peristiwa alam yang disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan adanya fenomena air kiriman dari wilayah hulu Bulungan dan wilayah perbatasan sungai Malaysia,” bebernya.

“Jadi hal itu belum bisa kita kaitkan dengan kerusakan alam Malinau. Apalagi saat ini, dari data menteri lingkungan, Kabupaten Malinau belum termasuk wilayah yang memiliki kerusakan hutan,” tutupnya.(*)

Reporter: Osarade
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *