NUNUKAN – Khosyi Aqilah Ryuu (9) siswa kelas 3 SDN 02 Nunukan, merupakan atlet Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Nunukan dan telah mendapatkan 4 medali emas pada tahun 2019.
Khosyi pernah meraih medali emas di kejuaraan karate di Tanjung Selor dan kejuaraan Forki Kalimantan Utara III Nunukan pada 2019.
Namun pemerintah daerah Kabupaten Nunukan baru menyerahkan bonus kepada atlet Nunukan karena terkendala wabah covid-19 masuk ke Kaltara sejak tahun lalu.
Yulita orang tua Khosyi berterimakasih kepada pemerintah daerah atas perhatiannya kepada atlet yanga ada di Kabupaten Nunukan, termasuk Khosyi. Ini juga bukan pemberian bonus pertama kalinya, di tahun-tahun sebelumnya ia akui juga sudah pernah.
“Kami sangat bersyukur sekali, dengan pemberian ini bisa pemberikan motivasi untuk berlatih lebih giat, bukan berarti berlatih bertanding untuk tidak dapat bonus itu tidak. Tetapi untuk mencari prestasi setinggi-tingginya dengan tujuan utama mengharumkan nama kabupaten Nunukan, di kancah nasional maupun internasional,” kata Yulita, Ahad (23/5/2021).
Yulita juga menerangkan, ayah Khosyi adalah seorang pelatih karate sehingga saat sangbl ayah melatih anak lainnya membuat Khosyi juga termotivasi ikut berlatih karate.
“Khosyi ini waktu masih TK dia lebih suka menggambar, setelah masuk SD pengen ikut karate. Kami selaku orang tua berusaha untuk mendukung anak kami apa yang mereka mau selama itu baik akan kami sport,” Jelasnya.
Walaupun saat ini masih pandemi covid-19, Khosyi setiap harinya tetap latihan agar tidak kaku nantinya ketika mengikuti event.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







