Kerap Mengganggu Warga, Polsek Barat Amankan 2 Senjata Mainan di Gusher

TARAKAN – Dinilai Kerap mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kepolisian Sektor (Polsek) Barat mengamankan 2 unit senjata mainan di pos pengamanan pasar Gusher, Rabu (19/5/2021).

Kapolsek Tarakan Barat, IPTU Angestri mengatakan, senjata mainan berhasil diamankan dari seorang warga Gusher yang mengaku menjadi korban dari mainan tersebut.

“Pada Rabu (19/5/2021) lalu, kakak dari korban mengantarkan 2 unit senjata mainan ke pos pengamanan, karena pemilik dari senjata tersebut telah melukai adiknya yang masih berusia 5 tahun,” ujar Angestri, Sabtu (22/5/2021).

Baca Juga :  Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Cuaca Tarakan Diprakirakan Didominasi Hujan

Dari kronologi yang diceritakan kakak korban, sebenarnya dimulai dari permainan anak-anak di sekitar Gusher, namun peluru dari mainan tersebut mengenai mata sehingga menyebabkan mata korban memar dan merah.

Selain itu, anak-anak dengan senjata mainan juga kerap dilaporkan menembakan peluru mereka ke arah pengendara motor yang hendak memasuki pasar Gusher.

“Kami yang melakukan pengamanan, secara persuasif memberikan imbauan kepada orang tua untuk peduli, karena senjata ini cukup membahayakan jika terkena daerah seperti mata,” terangnya.

Baca Juga :  Cegah Konflik Lahan, Menhut Dorong Percepatan Sertifikasi Tambak Petani di Desa Liagu

Pantauan Polsek Barat, pelaku mainan senjata mainan ini pun sebagian besar merupakan anak di bawah umur yakni anak-anak Sekolah Dasar (SD), tentu dinilai cukup berbahaya jika disalahgunakan.

“Jika ditemukan lagi, kami akan menyita mainan lalu memusnahkannya, karena senjata ini sangat rawan menimbulkan luka bahkan cacat hingga konflik ketika dibawa ke ranah persoalan pribadi dan dikhawatirkan akan mengarah ke SARA,” tutupnya.(*)

Baca Juga :  Penerimaan Pajak Galian C Tarakan Belum Optimal, Kendalanya Kepatuhan Wajib Pajak

 

Reporter : Matthew Gregori Nusa

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *