oleh

Kakanwil Kemenkumham Kaltim Menilai Unit Kantor Keimigrasian Jika Dibutuhkan Akan Dibangun di Sebatik

NUNUKAN – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Timur, Sofyan telah melihat secara langsung Keberadaan Pos Lintas Batas (PLB), dan titik nol dari Pulau Sebatik dangan negara tetangga sudah sangat baik tempatnya, namun untuk sarana prasarana imigrasi maupun institusi yang wajib ada di sana harus diperbaiki.

“Itu adalah titik nol kita, bukan hanya sekedar tonggak kecil, dengan demikian kita ada marwah Indonesia raya disitu. Mungkin kita bisa bikin tugu NKRI Harga Mati. Bukan tempat jauh-jauh itu menurut kami, karena melihat sangat rawan sekali hanya sebelah kiri saya Malaysia, sebelah kanan saya Indonesia, kata Sofyan, Jumat (21/5/2021).

Sofyan juga menjelaskan perlunya tugu NKRI di dekat garis perbatasan, jika ada yang tersesat masuk ke Indonesia atau ke Malaysia maka sudah melanggar wilayah, dimana masyarakat tidak mengetahui hal inilah perlu diberikan pengamanan dan peringatan bahwa masuk di wilayah atau sebaliknya perlu dibenahi karena sangat rawan.

Baca Juga :  Cegah TPPO di Perbatasan, DP3AP2KB Nunukan Gencarkan Sosialisasi

“Rawan sekali membuat kita blunder antara rekan-rekan yang menjaga perbatasan dengan Imigrasi, itu akan menjadi permasalahan nantinya ke depan kalau tidak segera dibenahi,” jelasnya.

Dia juga percaya dengan ketangguhan Imigrasi Nunukan yang berada di perbatasan mudah-mudahan bisa menanganinya dengan baik, yang terpenting itu kordinasi, kolaborasi sesama penjaga perbatasan harus solid, dia juga meminta agar pemerintah provinsi kaltara bisa memperhatikan itu dengan baik. “Sehingga kita ada hadir disitu Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga :  Kampung Sadar Zakat Salurkan 222 Paket Sembako di Sebatik Timur

Selain itu, pembangunan pos lintas batas negara (PLBN) yang akan dibangun di wilayah sebatik, Krayan dan Lumbis, setelah rampung maka ada keinginan untuk membuat Unit kantor keimigrasian (UKK) di pulau sebatik, ketika ini sangat dibutuhkan UKK akan naik menjadi kantor imigrasi kelas 3, namun ini harus ada dukungan dari pemerintah daerah, dan juga akan dilihat persyaratannya, seperti jumlah penduduk berapa, pemohon berapa dan luas wilayah, sehingga nantinya akan di usulkan.

Baca Juga :  RS Pratama Sebuku Diresmikan Ditarget Beroperasi Pekan Depan

“Saya juga mendukung penuh kepada imigrasi Nunukan sebanyak 101 persen lebih satu, karena memang cukup berat tugas, banyak titik perbatasan yang harus diawasi. Dengan jumlah pegawai sangat minim, karena ini tidak ada rotan akar pun jadi, dengan prinsip kami pasti Profesional akuntabel, sinergitas dan inovatif,” jelasnya.(*)

Reporter: Darmawan
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *