Kerap Antrean Panjang, RSUD Tarakan Cetus E-Rekap Medic Agar Pasien Bisa Langsung Temui Dokter

TARAKAN – Meningkatkan pelayanan terhadap pasien dan seluruh masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah menemukan solusi agar antrean panjang layanan poli yang seringkali dikeluhkan masyarakat dapat dibenahi sesuai semboyan RSUD Tarakan “Melayani Dengan Hati”.

Meski telah berupaya menjaga standar dan kualitas pelayanan primanya bahkan status akreditasi, kadang kala juga rumah sakit yang berpijak di Kota Tarakan ini mendapat sorotan atas pelayanannya. Baik dalam antrian perawatan di ruang poli, rawat inap dan beberapa keluhan lainnya.

Pemerintah Provinsi Kaltara dibawah kepemimpinan Gubernur Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum dan Wakil Gubernur, Dr. Yansen TP, M.Si memberikan perhatian penuh terhadap sektor kesehatan. Bahkan pihaknya telah meninjau langsung kinerja RSUD beserta pegawainya saat pembinaan ASN waktu lalu.

Baca Juga :  Satpol PP Tegaskan Penertiban PKL Kawasan Bandara Juwata Sesuai Perda

Tercatat, hampir sebulan sudah dr Franky Sientoro mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas Direktur RSUD Tarakan. Untuk itu, dokter spesialis anak ini menyatakan dirinya tidak akan menunda waktu untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit ini seperti halnya komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur.

Saat dijumpai wartawan benuanta.co.id di ruang kerjanya, dr Franky Sientoro menerangkan bahwa dirinya dengan jajaran telah memetakan berbagai masalah di rumah sakit yang dipimpinnya ini, salah satunya mengenai keluhan masyarakat mengenai antrian.

“Saya diamanahkan menjadi Plt. Direktur RSUD Tarakan tentu semuanya agar pelayanan rumah sakit semakin ditingkatkan. Hal itu akan terwujud atas dukungan pemerintah, masyarakat dan seluruh pegawai rumah Sakit,” ucapnya kepada benuanta.co.id pada Senin, 17 Mei 2021.

Baca Juga :  Dishut Sebut Revitalisasi KKMB Tarakan Terganjal Administrasi Lahan

“Kami telah mencari solusi agar antrian panjang di layanan poli dapat teratasi. Untuk itu kami sedang membentuk E-Rekap Medic agar antreannya tidak terlalu lama, begitu pasien daftar datanya langsung ada ke meja dokter,” sambung Ketua IDI Kaltara itu.

Franky Sientoro akui selama ini para dokter spesialis termasuk dirinya seringkali terulur waktu melayani pasien akibat lambannya data keluhan pasien tertuju padanya.

“Kami hadir pagi sekali tetapi data pasien masuk ke kami itu lama sehingga itulah yang membuat antrian di ruang tunggu pasien cukup panjang,” tukas Plt. Direktur RSUD Tarakan.

Baca Juga :  Cegah Konflik Lahan, Menhut Dorong Percepatan Sertifikasi Tambak Petani di Desa Liagu

Dirinya berharap dengan adanya E-Rekap Medic dapat memudahkan penjangkauan data pasien ke dokter spesialis yang melayani.

“E-Rekap Medic sangat memudahkan kita. Data pasien langsung terintegrasi ke dokter dalam waktu yang cepat. Bahkan pasien bisa langsung mengatur pertemuan dengan dokter,” sebut dia.

Selain itu, sistem ini juga membantu pasien untuk menerima obat secara cepat dari apotek yang terintegrasi ke dokter yang menangani.

Ia menambahkan terobosan ini membuat dokter dapat mengakses secara cepat data pasien yang sedang dalam perawatan atau yang beberapa bulan sebelumnya.(*)

Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *