oleh

Hampir Terjebak di Dalam Rumah, Guru SD Baru Melahirkan Berhasil Selamat dari Kebakaran Bersama Bayinya

TARAKAN – Musibah kebakaran di RT 4, Kelurahan Gunung Lingkas, Sabtu 15 Mei 2021 kemarin, menyisakan pilu bagi para korban. Tak terkecuali Siti Apriyanti Rukmana, yang baru sebulan lebih melahirkan putra pertamanya.

Di sela-sela kehangatan momen Idulfitri, warga RT 4 ini harus dikagetkan dengan mengamuknya si jago merah yang menghanguskan rumah yang ditempati 15 kepala keluarga (KK) dan 64 jiwa ini berdasarkan data sementara.

BACA BERITA TERKAIT:

Irmansyah suami dari ibu yang akrab disapa Priya ini sempat berjibaku menyelamatkan orang-orang tersayangnya ketika api mulai melahap sekitaran rumah yang ditempatinya.

Kini mereka harus kehilangan tempat berteduhnya dari hujan dan panas serta hanya baju di badan yang tersisa untuk melewati hari-hari esok.

Baca Juga :  Walikota Tegaskan Pembangunan Amal Lama Sudah Ada Sosialisasi ke Warga

“Jadi siang itu kami sekeluarga sedang beristirahat di rumah, sehingga tidak tahu apa yang terjadi di luar. Untungnya ada kakak ipar saya yang kasih tahu kalau ada kebakaran,” ujar pasangan yang sama-sama berprofesi sebagai Guru ini kepada benuanta.co.id pada Sabtu, 15 Mei 2021.

“Api semakin besar sehingga mau diapa sudah tidak bisa dimatikan karena juga terbatas air. Kami langsung berusaha keluar dari rumah, namun api sudah mengadang bagian depan rumah kami. Syukur saja ada pintu samping tempat kami keluar,” ungkapnya saat dijumpai di kediaman keluarganya.

Irmansyah berhasil membawa anak dan istrinya keluar dari rumah walau menjajaki deretan lumpur, ditambah istrinya dalam keadaan syok. Namun ayah satu anak ini berhasil keluar rumah sambil menggendong bayi buah hatinya.

Baca Juga :  UKW LSPR, Sekprov Harapkan Wartawan Kaltara Makin Kompeten dan Profesional

Di rumah yang mereka tempati itu terdapat 8 orang sanak keluarga. Di antaranya orang tua, istri, anak dan adiknya.

Saat dijumpai wartawan benuanta.co.id, Irmansyah dan Priya kini harus tinggal di kediaman keluarganya yang tidak jauh dari rumahnya yang hangus terbakar. Walau begitu, saat ini kondisi mereka sehat bersama buah hatinya.

Siti Apriyanti Rukmana yang berprofesi sebagai Guru sekolah dasar itu tampak berupaya tegar saat menggendong buah hatinya bernama Bayu.

Tak sedikit orang yang peduli dengan nasib mereka, sehingga uluran tangan seperti bahan pangan dan keperluan logistik lainnya malam itu langsung silih berganti dihantarkan ke rumah yang saat ini mereka tempati.

Baca Juga :  Tak Hanya Arus Lalu Lintas, CCTV Juga Pantau Aktivitas Masyarakat hingga Banjir di Tarakan

Bagaimana tidak, pasangan yang baru memiliki satu anak berusia lebih dari sebulan ini hanya menyisakan baju yang saat ini mereka pakai. Sehingga masih memerlukan berbagai dukungan sukarela semua pihak untuk mengarungi hari esoknya.

Informasi yang diperoleh benuanta.co.id dari pihak keluarga, beberapa kebutuhan yang diperlukannya berupa pakaian dewasa, pakaian anak dan bayi, selimut untuk bayi, popok bayi size S dan tidak menutupkemungkinan juga dana tunai yang tentu membantu mereka yang terdampak musibah ini.

Peran serta warga sekitar sangat terlihat baik malam itu, yang saling memperhatikan satu sama lain. Beberapa menit kemudian, Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes mengunjungi lokasi kebakaran itu bersama instansi terkait untuk berjibaku membantu warga yang terdampak.(*)

Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed