oleh

Keberangkatan 5 Calon Jamaah Haji Nunukan Domisili Malaysia Terancam Ditunda, Ini Penyebabnya

NUNUKAN – Jatah kuota calon jamaah haji di Kabupaten Nunukan sebanyak 113 orang, termasuk 5 orang berdomisili di wilayah negara tetangga Malaysia. Ke-5 orang ini akan menunda keberangkatannya dikarenakan belum menjalani vaksinasi.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh, Kemenag Nunukan, H. Sayid Abdullah, SE mengatakan, hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi hampir dilaksanakan secara keseluruhan, namun ada kendala yakni calon jamaah haji yang berdomisili di Malaysia. Dari 5 orang, hanya 1 orang yang sudah menjalani vaksinasi tahap kedua dia tidak bisa datang karena lockdown di Malaysia sedangkan 4 orang belum sama sekali mengikuti vaksinasi.

Baca Juga :  Antisipasi Covid-19 Babinsa dan Unsur Terkait Bangun Pos Kesehatan di Bandara Yuvai Semaring

“Kita berharap untuk calon jamaah haji, jika memang ingin niat berangkat haji maka harus melakukan vaksinasi secara mandiri di Malaysia, kalau ada,” kata H. Sayid, Selasa (4/5/2021).

H. Sayid telah melakukan komunikasi secara intens terhadap calon jamaah haji yang berdomisili di Malaysia, namun karena adanya pembatasan atau lockdown sehingga kelima orang ini hanya bisa pasrah. Persyaratan haji saat ini harus melakukan vaksinasi sebelum masuk ke Arab Saudi.

Baca Juga :  Nunukan Zero Pasien Covid-19, Pekan Depan Ditarget Menjadi Zona Hijau

“Sebenarnya jika mereka ini mengikuti vaksinasi di Indonesia gratis, karena ini ada jatah untuk jamaah haji kita,” jelasnya.

Untuk keberangkatan calon jamaah haji ke Arab Saudi hanya sebulan setengah. Diperkirakan mulai 15 Juni 2021 keberangkatan kloter pertama.

“Kita sampai saat ini belum ada informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi maupun pemerintah kita dipusat terkait penyelenggaraan jamaah haji di masa pendemi covid-19,” ujarnya.

Baca Juga :  Besok Akan Dilakukan Suntik Vaksin Covid-19 Perdana di Kabupaten Nunukan

Calon jamaah haji dari Nunukan sekitar 108 orang telah mempersiapkan diri dan telah melakukan vaksinasi, dan juga telah mengikuti pembinaan setiap minggunya, dan saat ini masih menunggu informasi dari pemerintah Arab dan pemerintah pusat kapan akan diberangkatkan. “InsyaAllah kita sudah siap,” terangnya.(*)

Reporter: Darmawan
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed