oleh

Keberangkatan 5 Calon Jamaah Haji Nunukan Domisili Malaysia Terancam Ditunda, Ini Penyebabnya

NUNUKAN – Jatah kuota calon jamaah haji di Kabupaten Nunukan sebanyak 113 orang, termasuk 5 orang berdomisili di wilayah negara tetangga Malaysia. Ke-5 orang ini akan menunda keberangkatannya dikarenakan belum menjalani vaksinasi.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh, Kemenag Nunukan, H. Sayid Abdullah, SE mengatakan, hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi hampir dilaksanakan secara keseluruhan, namun ada kendala yakni calon jamaah haji yang berdomisili di Malaysia. Dari 5 orang, hanya 1 orang yang sudah menjalani vaksinasi tahap kedua dia tidak bisa datang karena lockdown di Malaysia sedangkan 4 orang belum sama sekali mengikuti vaksinasi.

“Kita berharap untuk calon jamaah haji, jika memang ingin niat berangkat haji maka harus melakukan vaksinasi secara mandiri di Malaysia, kalau ada,” kata H. Sayid, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga :  24 Oktober, Pemerintah Konversikan Premium ke Pertalite, Harga Promo Hingga Akhir Tahun 6.450/Liter

H. Sayid telah melakukan komunikasi secara intens terhadap calon jamaah haji yang berdomisili di Malaysia, namun karena adanya pembatasan atau lockdown sehingga kelima orang ini hanya bisa pasrah. Persyaratan haji saat ini harus melakukan vaksinasi sebelum masuk ke Arab Saudi.

“Sebenarnya jika mereka ini mengikuti vaksinasi di Indonesia gratis, karena ini ada jatah untuk jamaah haji kita,” jelasnya.

Baca Juga :  Simpan Sabu di Kotak Susu, 4 Pengedar Jaringan Kaltara - Sulsel Ditangkap

Untuk keberangkatan calon jamaah haji ke Arab Saudi hanya sebulan setengah. Diperkirakan mulai 15 Juni 2021 keberangkatan kloter pertama.

“Kita sampai saat ini belum ada informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi maupun pemerintah kita dipusat terkait penyelenggaraan jamaah haji di masa pendemi covid-19,” ujarnya.

Calon jamaah haji dari Nunukan sekitar 108 orang telah mempersiapkan diri dan telah melakukan vaksinasi, dan juga telah mengikuti pembinaan setiap minggunya, dan saat ini masih menunggu informasi dari pemerintah Arab dan pemerintah pusat kapan akan diberangkatkan. “InsyaAllah kita sudah siap,” terangnya.(*)

Baca Juga :  Tak Dapat Jaringan Internet, Sekolah Kampung di Nunukan Ini Rindu PTM hingga Bagikan Materi ke Siswa

Reporter: Darmawan
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *