oleh

Ibrahim Ali Bangga Toleransi Umat Beragama di Desa Rian Rayo

TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengakhiri Safari Ramadannya di Masjid Al Jihad Desa Rian Rayo, Kecamatan Muruk Rian pada Selasa, 4 Mei 2021.

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Tana Tidung (KTT) tersebut disambut antusias masyarakat Desa Rian Rayo, tak hanya masyarakat muslim Desa Rian Rayo yang menyambut kedatangan Ibrahim Ali beserta rombongan yang akan melakukan safari Ramadan, namun umat kristiani pun turut menyambut kedatangan Ibrahim Ali saat melakukan safari ramadannya di Masjid Al Jihad.

Sebelumnya masyarakat Desa Rian Rayo mempersiapkan kedatangan Ibrahim Ali beserta rombongan dengan membersihkan halaman masjid dan memperbaiki bagian masjid yang rusak atau rapuh.

Kerukunan umat beragama di Desa Rian Rayo terlihat dengan bekerjasama membantu dalam segala hal, tanpa melihat suku maupun agama yang mereka anut, dan itu menurut Ibrahim Ali perlu diapresiasi dan dicontoh untuk daerah lain di KTT.

“Melalui momen ramadan ini mari kita mempererat silaturahmi antara Pemerintah dan masyarakat, serta memupuk rasa kebersamaan, kekeluargaan, kerukunan dan solidaritas yang tinggi dalam menggalang rasa persatuan dan kesatuan umat beragama di Tana Tidung yang kita cintai, sehingga kita bisa wujudkan Tana Tidung yang bermartabat, sejahtera, Indah dan Humanis (Bersih) sesuai dengan visi kami,” ucap Ibrahim Ali.

Baca Juga :  Tim Gabungan Lakukan Patroli Keliling di KTT

Serta pada saat melaksanakan Safari Ramadannya di Rian Rayo, ia melihat kondisi masjid yang menurutnya kurang layak. Disampaikannya, ia akan membangun atau memperbaiki Masjid yang ada di Desa Rian Rayo tersebut.

“Saya sebagai pemimpin daerah tidak bisa menutup mata melihat kondisi masjid saat ini, tadi saya sudah memanggil mantan Kades Rian Rayo dan saya telah berdiskusi dengan beliau, saya tanya beliau di daerah ini mana yang paling banyak umat Kristiani atau umat Muslim. Ia (mantan kades) menyampaikan umat kristiani yang banyak, untuk itu saya sampaikan kepada kita semua, InsyaAllah pembangunan tahun ini Pemerintah Kabupaten Tana Tidung akan bangun Gereja dan kita bangun masjid ini,” urainya.

Baca Juga :  Dinkes KTT Dapat Tambahan 2.000 Pcs Rapid Test

Pada kesempatan tersebut, ia mengucapkan terima kasih atas budaya toleransi umat beragama di Desa Rian Rayo, hal tersebut menurutnya perlu selalu dirajut dan dijaga, sebab menurutnya dengan perbedaan keyakinan bukan berarti membuat kita tidak saling toleransi, tidak mau saling bahu-membahu dan tidak mau saling membantu, untuk itu ia meminta agar toleransi beragama harus terus dijaga, agar persatuan dan kesatuan di Tana Tidung dapat terus terjaga.

Dikesempatan tersebut, Ibrahim Ali menyampaikan terkait dua arahan Presiden Joko Widodo yang disampaikan kepada Gubernur, Walikota dan Bupati seluruh Indonesia, yang dimana Presiden menyampaikan tentang Covid dan Ekonomi.

“Beliau selalu mengingatkan disetiap arahannya terkait covid-19, agar seluruh masyarakat Indonesia berhati-hati dengan covid-19. Beliau mengingatkan kepada kita untuk tidak lengah dan terlena dengan keadaan sekarang, apalagi saat ini menjelang hari raya Idul Fitri, tetap waspada dan menahan diri untuk tidak ke luar daerah jika tidak mendesak dan jangan pernah lengah dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), jaga diri kita masing-masing, keluarga dan orang disekitar kita semua, lebih baik mencegah dari pada mengobati,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Salurkan Sembako, Warga Sesayap jadi Penutup Kloter Pertama

Saat menyampaikan sambutannya, Ibrahim Ali tak lupa mengajak semua yang hadir pada kesempatan tersebut untuk dapat berdoa bersama-sama agar pandemi covid-19 dapat segera teratasi, sehingga masyarakat dapat beraktifitas seperti biasa lagi dan ekonomi daerah dapat pulih kembali.

“Mari kita berdoa bersama-sama agar pandemi ini dapat segera berlalu, sehingga perekonomian kita juga dapat pulih kembali, dan saya juga meminta agar disetiap desa terus menjalankan PPKM mikro sebagai upaya kita bersama untuk mencegah penyebaran covid-19 di daerah kita, jangan sampai kita lengah dan mengabaikan penerapan Prokes seperti yang terjadi di India, yang dimana setiap harinya ribuan orang yang terpapar covid-19, untuk itu saya berpesan kepada seluruh masyarakat Tana Tidung untuk selalu waspada dan jangan lengah dengan terus menerapkan Prokes di manapun,” tuturnya. (*)

 

Reporter : Dwi

Editor : Nicky Saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed