oleh

Polres Bulungan Turunkan 88 Personel untuk Pengamanan Operasi Ketupat

TANJUNG SELOR – Menjelang Operasi Ketupat Kayan 2021, Polres Bulungan bersama Pemerintah Kabupaten Bulungan dan instansi terkait melaksanakan rapat koordinasi. Rapat ini untuk memastikan petugas benar-benar siap, baik dari segi kekuatan personel, kemampuan, maupun kelengkapan sarana prasarana yang akan digunakan sebelum diturunkan ke lapangan.

“Operasi Ketupat ini akan digelar selama 12 hari dimulai tanggal 6 hingga 18 Mei 2021, yang difokuskan pada pengamanan segala bentuk aktivitas masyarakat, serta arus lalu lintas dan penyekatan perjalanan mudik,” ungkap Wakapolres Bulungan Kompol Roberto Asfrianza kepada benuanta.co.id, Senin 3 Mei 2021.

Pada momen lebaran Idulfitri ini, kata dia masih berada pada masa pandemi Covid-19. Pertanggal 01 Mei 2021 penyebaran virus Covid-19 di Bulungan terkonfirmasi sebanyak 2.886 orang dengan meninggal dunia sebanyak 46 orang, sembuh 2.754 orang dan kasus aktif sebanyak 86 orang.

Baca Juga :  11 Jabatan Pimpinan Tinggi Pemkab Bulungan Kosong, Bupati Minta Diisi Tahun Ini

“Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi semua pihak untuk terus mengedukasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta mengindari kerumunan serta menjalankan kebijakan,” bebernya.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2020, trend gangguan Kamtibmas berupa kejahatan, secara umum mengalami kenaikan sebesar 140%, dari sebanyak 1 kasus pada tahun 2019 menjadi 15 kasus pada tahun 2020.

“Beberapa gangguan kamtibmas yang perlu menjadi perhatian serius dari kita semua antara lain, peredaran narkoba dan pencurian di rumah kosong, pencurian kendaraan bermotor, serta aksi kejahatan lainnya,” ucapnya.

Kemudian terkait kamseltibcar lantas, trend pelanggaran lalu lintas mengalami kenaikan sebesar 220 %, dari jumlah 190 pelanggaran pada tahun 2019 menjadi 608 pelanggaran pada tahun 2020. Sedangkan trend laka lantas mengalami kenaikan sebesar 100 % dari nihil kasus pada tahun 2019 menjadi 7 kasus pada tahun 2020.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Berharap Apindo Jadi Sarana Perjuangan Dunia Usaha

“Guna menekan kriminalitas dan pelanggaran lalu lintas serta memelihara kondusifitas kamtibmas menjelang, pada saat, dan pasca hari raya Idulfitri, Polres Bulungan menurunkan sebanyak 88 personel gabungan,” sebutnya.

Kemudian Polres Bulungan juga menyiapkan 2 pos pelayanan yang berada di pelabuhan Kayan 2 Tanjung Selor dan pelabuhan Tideng Pale, serta 10 pos pengamanan yang berada di depan Pujasera Jalan Jenderal Sudirman, Gunung Putih Tanjung Palas, Pelabuhan Ancam Tanjung Palas Utara, dan Pelabuhan Bunyu.

Lalu di Pelabuhan Long Bia Kecamatan Peso, Pelabuhan Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat, Jalan Trans Kaltara Kecamatan Sekatak, Pantai Kelapa Kecamatan Tanjung Palas Timur, Pelabuhan Sesayap Hilir dan Pelabuhan Tana Lia.

Baca Juga :  Kapolda Kaltara Buka Musrenbang 2020 bersama Polres Jajaran

“Diperlukan suatu upaya sungguh-sungguh disertai dengan kebulatan tekad dan komitmen. Sehingga berbagai potensi kerawanan pada pengamanan hari raya Idulfitri ini dapat diminimalisir secara lebih signifikan terutama dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” bebernya.

Roberto menambahkan, dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, dia mengimbau agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19, tertib berlalu lintas serta kelengkapan keselamatan pelayaran dan selalu waspada terhadap setiap ancaman kriminalitas.

Lakukan penggelaran kekuatan secara tepat pada setiap titik rawan macet, rawan kecelakaan lalu lintas darat dan air serta kriminalitas.

“Lakukan upaya antisipasi terhadap potensi terjadinya penyelewengan distribusi bbm, penimbunan sembako, makanan kadaluarsa maupun jual beli petasan dan mercon,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed