oleh

Ketua DPRD Kaltara Ajak Bergandengan Tangan Bangun Harmonisasi di Kaltara

TARAKAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Norhayati Andris mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga keharmonisan antar umat dan anak bangsa. Karena itu menjadi modal untuk membangun bangsa dan negara.

Norhayati mengatakan, sudah banyak kasus perpecahan yang bisa menjadi pelajaran bagi semua agar kejadian serupa tidak terjadi di Kaltara. Sebab hal itu justru membuat kerugian yang tak bisa ternilai harganya. Baik bagi sosial kemasyarakatan, maupun perekonomian.

Baca Juga :  Komisi II DPRD KTT Monev di Pasar dan Persawahan di Tana Lia

“Rawan jika ada gerakan-gerakan yang menyinggung perbedaan agama, suku dan ras. Kita harapkan itu tidak terjadi di provinsi yang kita cintai ini,” jelasnya.

Untuk itu, Politisi PDIP ini berharap semua bisa hidup berdampingan, semua bisa saling bersilaturahmi, menjaga keharmonisan dan hubungan baik antar agama, suku maupun ras. Sehingga tercipta persatuan yang akan memperkuat bangsa kita.

Baca Juga :  DPRD Kaltara Harapkan Pemprov Atasi Lahan Tidur Agar Produktif

Kondusifitas Kaltara harus terjaga dengan baik, apalagi di bulan suci Ramadan dan saat masyarakat kita sedang berjuang menahan diri oleh bayang-bayang Covid-19.

“Baiknya kita juga saling mendoakan, apalagi dalam keadaan situasi menghadapi Covid-19 ini,” harapnya.

Sekali lagi, lanjut Norhayati, dirinya meminta masyarakat Kaltara bergandengan tangan membangun Kaltara. Wujudkan cita-cita, harapan dan keinginan masyarakat untuk Kaltara lebih baik, Kaltara aman, Kaltara bersaudara, dan Kaltara berjiwa besar untuk berubah maju sejahtera.

Baca Juga :  Soal Pusat Pemerintahan di Bundaran HU, Wakil Ketua I DPRD KTT : Masyarakat Jangan Khawatir  

“Sinergisitas antar eksekutif, legislatif, yudikatif dan pengusaha perlu kita tingkatkan untuk bergerak maju, berlari menyatukan persepsi, agar tidak ada ruang bagi orang yang memanfaatkan situasi dan kondisi yang belum stabil saat ini,” imbaunya.(*)

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed