oleh

Ikan Bandeng 500 Kg Hasil Panen Dibuang ke Laut, Sempat Ketemu Beberapa Nelayan Namun Takut Membantu

TARAKAN – Tim Basarnas Tarakan berhasil menemukan Salam Candra, nelayan yang hilang kontak selama lebih 24 jam yang terombang ambing di laut. Salam Candra pun dibawa kembali ke Kota Tarakan pada pukul 16.00 Wita sore tadi.

Ketika tiba di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Ahad 2 Mei 2021, benuanta.co.id langsung  menjumpai Salam Candra yang hilang kontak saat mengemudikan Speedboat 40 PK berwarna biru.

Baca Juga: FLASH NEWS! Salam Candra Ditemukan di Perairan Nunukan, Begini Kondisinya

Saat diwawancarai benuanta.co.id, Salam menjelaskan, Sabtu 1 Mei 2021 dirinya mengalami kehabisan bahan bakar saat hendak kembali ke Tarakan setelah dari tambak untuk panen dan membawa 500 Kg Ikan Bandeng.

Baca Juga :  Surat Terbuka untuk Gubernur Kaltara dan Bupati Nunukan

“Jadi jam 10 pagi kemarin Speedboat saya habis bensin. Karena sudah tidak bisa mengendalikan lagi, saya hanyut terbawa ke perairan Pulau Bunyu,” ujar Salam kepada benuanta.co.id.

Salam mengatakan, selama terapung di tengah laut dirinya harus menahan lapar dan haus layaknya berpuasa.

“Saya seharian belum makan dan minum. Baru saja tadi siang saya bisa minum saat sudah dijemput (Tim Basarnas, Red.),” terangnya.

Baca Juga :  Zainal-Yansen Akan Jadikan Pimping Sebagai Desa Wisata Jika Terpilih Pimpin Kaltara

Warga Jembatan Besi, Kelurahan Lingkas Ujung itu mengaku membuang muatan 500 Kg ikan bandeng ke tengah laut. “Ikan saya sudah saya buang ke laut. Jadi kemarin itu ada yang telpon HP saya, gak tahu itu siapa, katanya supaya aman buang aja ikan itu ke laut tidak masalah,” katanya.

TIBA: Salam Candra saat tiba di Pelabuhan Tengkayu I dibawa oleh Tim Basarnas Tarakan.

Selama di laut, dirinya sesekali disambangi oleh beberapa nelayan dengan perahu, namun tidak ada satupun yang mau membantu. Pasalnya mereka khawatir Salam hanya berbohong atau memilki niat buruk.

Baca Juga :  Irianto Dilaporkan Karena Terima Penghargaan saat Cuti, Ini Tanggapan Tim Hukum Iraw

“Ada saja perahu-perahu berhenti ke saya. Tapi mereka sepertinya takut-takut. Jadi saya bilang ke mereka, saya ini bukan orang jahat. Tolong dibantulah saya. Habis itu langsung mereka jalan lagi tinggalkan saya,”

Setelah ditemukan di daerah perairan Nunukan, Basarnas Tarakan langsung membawanya dan mengantarkan ke Pelabuhan Tengkayu I dan dijemput oleh keluarganya.

Walaupun terlihat sehat, namun pihak keluarga bersama tim kesehatan memastikan kesehatannya dengan membawanya untuk diperiksa di Puskesmas Sebengkok.(*)

Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed