oleh

Norhayati Andris Beri Motivasi Warga Binaan, Kaget Lihat Lapas Tarakan Overload

TARAKAN – Menjangkau mereka yang alami kesulitan, sudah menjadi kodrat juang seorang Ketua DPRD Kalimantan Utara, Norhayati Andris. Ia pun mengunjungi warga binaan perempuan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan, Kelurahan Karang Balik, Kamis 29 April 2021.

Berawal dari relasi yang baik dengan Kepala Lapas Kelas II Tarakan, Yosef Benyamin Yambise, sehingga Norhayati terpanggil untuk melihat lebih jauh seperti apa kondisi warga binaan di Kota Tarakan.

“Beliau (Yosef Benyamin Yembise) mengajak saya untuk memberikan motivasi bagi warga binaan khususnya perempuan. Jadi langsung iyakan dan mencari waktu untuk berkunjung,” terang Norhayati kepada benuanta.co.id

Kata Norhayati, warga binaan sangat unik dan ramah beraktivitas. “Di bawah kepemimpinannya pak Yosef mereka sangat familiar dengan Kepala Lapas. Terasa sekali hubungan kekeluargaan yang baik di dalam Lapas,” sambung dia.

Baca Juga :  2 Orang Pasien Sembuh, Tersisa 30 Kasus Covid-19 di Tarakan

“Saya disambut baik oleh warga binaan. Mereka semangat, senyum dan bersukacita,” tambahnya.

Namun begitu, politisi PDI Perjuangan ini merasa ironis dengan kondisi dan fasilitas Lapas yang menurutnya perlu ada perbaikan serta penambahan agar dapat mengoptimalkan pembinaan warga binaan.

“Saya juga kaget melihatnya. Kapasitas Lapas 400 orang diisi oleh 1.200 orang. Kemudian kami juga melihat 10 orang petugas Lapas menjaga 1.000 warga binaan. Untung saja warga binaan di Tarakan ini tergolong baik, kalau tidak bisa berisiko besar,” ungkapnya.

Penulis buku Merah Putih Sudah Saya Kibarkan di Perbatasan itu memotivasi warga binaan kaum hawa agar mereka terus semangat.

“Yakinilah saat ini Anda semua sedang diproses untuk berubah yang lebih baik lagi. Kalian akan keluar dari Lapas dan dapat taat beragama, membahagiakan keluarga dan berkontribusi positif kepada masyarakat,” imbuh Norhayati.

Baca Juga :  Pemkot Sepakati Biaya Rapid Test Rp 1 Juta Bagi Calon Penumpang di 4 RS Ini

Dirinya juga memberikan bantuan kepada warga binaan dalam bentuk barang yang bermanfaat.

“Saya juga memberikan apa yang bisa saya berikan, seperti perlengkapan perempuan dan alat mandi. Ternyata mereka luar biasa, mereka bisa buat kerajinan dan saya diberikan kerajinan mereka seperti lukisan, kuliner amplang dan batik,” tutup ibu dua anak itu.(*)

Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed