TARAKAN – Aliansi Masyarakat Cinta Damai Kalimantan Utara akan melakukan aksi di depan Grand Tarakan Mall (GTM) pada Jumat, 30 April 2021 sore ini.
Aksi damai itu meminta pertanggungjawaban anggota DPR RI Dapil Kaltara, Deddy Yevri Sitorus atas postingan di sosial media (sosmed) miliknya yang disebut mengarah kepada ujaran kebencian.
Diterangkan Koordiantor Lapangan (Korlap) Aliansi Masyarakat Cinta Damai Kalimantan Utara, Dedy Rahman, akun Facebook Deddy Sitorus yang beberapa kali memosting tulisan-tulisan yang mengarah kepada ujaran kebencian dan penistaan agama cukup menjadi bukti kuat pihaknya untuk menjalankan aksi.
“Ada lima postingan (Deddy Sitorus) yang mengarah kepada ujaran kebencian dan menyinggung perasaan umat muslim,” terangnya kepada benuanta.co.id.
Postingan itu diketahui telah diposting oeh Deddy Sitorus di akun Facebook miliknya pada akhir 2020 lalu. Mengenai postingan yang mengarah kepada ujaran kebencian yang meninggung umat Islam tersebut, kata dia, aksi damai pada sore ini tidak akan melibatkan organisasi manapun. Baik dari organisasi Islam maupun lebaga adat.
“Ini murni dari masyarakat yang bersatu untuk melawan tulisan yang diposting (Deddy Sitorus),” sebutnya.
Aksi damai yang diperkirakan diikuti 250 orang itu akan menyuarakan empat tuntutan, diantaranya meminta pertanggungjawaban stetmen Deddy Sitorus atas postingannya di sosmed, dan Deddy Sitorus juga harus membuat klarifikasi terkait postingannya yang meninggung perasaan umat Islam dan ulama yang ada di Kaltara.
“Selanjutnya, meminta (Deddy Sitors) agar menyampaikan permohonan maaf kepada umat muslim dan ulama yang ada di Kaltara secara terbuka, dan terakhir meminta Kapolda Kaltara untuk memeriksa (Deddy Sitorus),” pungkasnya.
Aksi damai Aliansi Masyarakat Cinta Damai Kalimantan Utara ini tak hanya digelar di Tarakan, melainkan dua daerah lainnya di Kaltara. “Nanti ada aksi serupa di Nunukan dan Bulungan,” singkatnya. (*)
Editor : Nicky Saputra







