oleh

Bahaya Resiko Pekerjaan, Wali Kota Ajak Masyarakat Daftar BPJS Ketenagakerjaan

TARAKAN – Kurangnya persentase keikutsertaan pekerja pada sektor informal yang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Tarakan menjadi perhatian Pemerintah Kota Tarakan dan pihaknya berjibaku untuk mengatasinya.

Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M. Kes., sewaktu membuka Sosialisasi Optimalisasi BPJS Ketenagakerjaan yang berlangsung di Ruang Imbaya Kantor Walikota Tarakan, pada Senin, 25 April 2021, mengatakan bahwa masyarakat sangat terbantukan dengan hadirnya BPJS Ketenagakerjaan.

“BPJS Ketenagakerjaan merupakan program yang dibentuk oleh pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial ekonomi bagi pekerja dan pemberi pekerja wajib mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Baca Juga :  Sumbangsih PAD Perumda Tarakan Secara Bertahap Ditingkatkan 

Kata Khairul, manfaat yang dapat dirasakan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan terkait keselamatan dan kesejahteraan pekerja mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun.

“Sebenarnya sektor formal badan usaha yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sudah hampir 100%,” jelas dia saat ditanya awak media.

“Sedangkan yang non formal dan formal seperti pekerja bukan penerima upah yakni pedagang, nelayan, petani dan buruh bangunan itu masih kurang, padahal resiko kerjanya sangat tinggi,” sambung Khairul.

Baca Juga :  Sumbangsih PAD Perumda Tarakan Secara Bertahap Ditingkatkan 

Pemerintah Kota Tarakan mendukung BPJS Ketenagakerjaan untuk menjangkau masyarakat yang memiliki resiko pekerjaan yang bum menjadi peserta.

“Itukan perbulannya hanya Rp. 16.000 tinggal kita sosialisasikan, karena masih banyak masyarakat yang belum tahu,” tandasnya.(*)

Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *