oleh

Barang Kosmetik Pribadi Pengaruhi Deflasi Tarakan Sebesar -0,19 Persen

TARAKAN – Badan Pusat Statistik (PBS) memantau 90 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional. Hasilnya, sebanyak 58 kota mengalami inflasi dan 32 kota lainnya mengalami deflasi selama Maret 2021.

Inflasi tertinggi terdapat pada kota Jayapura sebesar 1,07 persen dan inflasi terendah terdapat pada kota Banjarmasin sebesar 0,01 persen.

Sedangkan deflasi tertinggi terdapat pada kota Bau-Bau sebesar -0,99 persen dan deflasi terendah terdapat kota Palopo sebesar -0,01 persen .

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tarakan, Imam Subarmaji mengatakan Kota Tarakan pada bulan Maret 2021 terjadi Deflasi sebesar -0,19 persen, deflasi tahun kalender sebesar -1,05 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 0,89 persen.

Baca Juga :  Pasar Imbayud Taka Masih Normal, Gula Mulai Merangkak Naik

“Deflasi di Kota Tarakan dipengaruhi oleh penurunan indeks harga pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar -0,84 persen, kelompok transportasi sebesar -0,83 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar -0,12 persen dan kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -0,08 persen,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Sabtu (24/4/2021)

Sementara kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga, kelompok kesehatan, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya, kelompok pendidikan sebesar dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan.

“Tarakan bulan Maret mengalami deflasi, jadi selama 2021 Januari, Februari dan Maret deflasi terus, pengaruh pertama harga tiket pesawat yang mengalami rata-rata perubahan harga menurun,” terangnya.

Baca Juga :  Perkembangan Terkini Perekonomian Indonesia dan Langkah BI Hadapi Covid-19

Pada bulan Maret 2021, Kota Tarakan terjadi deflasi sebesar -0,19 persen, deflasi tahun kalender -1,05 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 0,89 persen.

Sementara itu, untuk bulan Maret 2020 terjadi deflasi sebesar -0,46 persen, deflasi tahun kalender sebesar -0,79 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar -0,02 persen. Untuk bulan Maret 2019 terjadi deflasi sebesar -0,63 persen, inflasi kalender sebesar 0,30 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 4,74 persen.

“Transportasi udara adalah salah satu kebutuhan vital masyarakat Tarakan, jadi bobot pengaruh terhadap inflasi pastinya sangat tinggi dan sangat mempengaruhi laju inflasi Kota Tarakan,” tutupnya. (*)

 

Reporter : Matthew Gregori Nusa

Baca Juga :  May Day, Serikat Pekerja Minta Perusahaan Bijak Rumahkan Karyawan dan Tolak RUU Cilaka

Editor : Nicky Saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed