Ini Motif Pembacokan yang Dilakukan Musdar Terhadap Istrinya

NUNUKAN – Motif pembacokan yang dilakukan Musdar terhadap istrinya tak lain lantaran merasa sakit hati. Hal itu setelah Rismawati pergi meninggalkan rumah tanpa sepengetahuannya pada Sabtu (10/4) lalu.

Dijelaskan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar, SIK, melalui Kapolsek Nunukan, Iptu Randhya Sakthika Putra, S.T.K, S.I.K, M.H, Rismawati meninggalkan rumah tanpa seijin dan sepengetahuan suaminya.

Baca Juga :  Kuota Haji Nunukan Tahun Ini Meningkat 100 Persen

“Sekitar pukul 21.00 wita, korban sempat menelpon pelaku dan memberitahukan kepada pelaku bahwa korban sedang berada di sebuah penginapan di Nunukan,” kata Randhya Sakthika Putra, Jumat (16/4/2021).

Setelah dua hari di Nunukan, akhirnya Rismawati kembali ke Sei Menggaris pada Selasa (13/4), sekira pukul 14.30 wita.

Sesampainya di rumah, Rismawati telah ditunggu oleh Musdar dan menasehati Rismawati agar tidak pergi tanpa izin. Nasehat sang suami ternyata tak diterima Rismawati, dan mengeluarkan kata-kata kasar terhadap Musdar.

Baca Juga :  Pastikan Tetap Fungsional, BMKG Nunukan Lakukan Pemeliharaan Alat Monitoring Gempa Bumi

“Pelaku merupakan istri sah dari korban, yang mana telah menjalani pernikahan selama kurang lebih 11 tahun,” jelasnya.

Sebelumnya, pelaku sudah pernah melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara menampar korban. Namun kali ini bukan lagi menampar tapi mengayunkan parang hingga mengenai bagian kepala dan meninggal dunia.

“Motif dari pembunuhan ini adalah sakit hati,” paparnya. (*)

Baca Juga :  Cegah PMK, 90 Ternak Sapi di Nunukan Selatan di Vaksinasi

 

Reporter: Darmawan

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *