oleh

Pemuda Milenial Perbatasan Gelar Silaturahmi Literasi Diskusi

TARAKAN – Para pemuda milenial perbatasan yang tergabung dalam Pemuda Geng (Gerak Bareng) Tarakan, menggelar silaturahmi dalam kegiatan Literasi Diskusi (LIDI) pada Jumat, 2 April 2021.

Pemuda dari berbagai organisasi tersebut melakukan diskusi bersama dengan mengangkat tema “Revisi UU ITE Dalam Pandangan Pemuda Perbatasan”. Tujuan dari kegiatan tersebut, untuk menambah wawasan dari berbagai literasi ilmu dan juga sebagai forum diskusi.

Penggagas kegiatan, Rachman Sujana mengatakan Pemuda Geng terdiri dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Tarakan, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Tarakan, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) serta Pembebasan Tarakan.

Baca Juga :  Sejak 1997 Agency Berjaya Elite Model Tetap Eksis Walau di Tengah Pandemi

Kata dia, tujuan utama kegiatan ini ingin menjalin silaturahmi dan menjadi wadah berdiskusi bagi semua lapisan masyarakat.

“Kegiatan ini InsyaAllah akan di selenggarakan rutin sepekan mungkin 2 kali. Namun berhubung dalam beberapa waktu dekat menjelang ramadan, kemungkinan setelah Idul Fitri baru akan kembali kita selenggarakan. Mengingat di bulan Ramadan ini kita ingin semua fokus untuk beribadah,” katanya pada Ahad, 4 April 2021.

Baca Juga :  Selamat! Agustinus-Basri Pimpin Organisasi Mahasiswa Asal Kaltara di Samarinda

Namun begitu, beberapa anggota dari Pemuda Geng di LIDI, sempat mengusulkan agar kegiatan bisa diselenggarakan di bulan Ramadan. Akan tetapi, pihaknya akan mempertimbangkan jadwal diskusi kembali jika ingin diselenggarakan di bulan Ramadan.

Pria yang biasa disapa Rade ini berharap, melalui kegiatan diskusi, menjadikan wadah untuk saling bersilaturahmi. Juga sebagai wujud kepedulian terhadap dinamika Kota Tarakan dan Indonesia. Diskusi yang digelar para pemuda milenial ini juga terbuka untuk umum dan gratis.

Baca Juga :  Anak Muda Tarakan Wakili Kaltara Dalam Ajang PPTI 2021

“Pengurus LIDI bersama serta Literasi Musik Tarakan (LIMUST) juga tidak pernah menutup diri kepada siapapun yang ingin menyelenggarakan kegiatan bersama. Kami terbuka untuk siapapun jika ingin menyelenggarakan kegiatan ke depan nantinya tentu yang dapat memberikan pencerahan dan edukasi ke seluruh masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor : Nicky Saputra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed