TANJUNG SELOR – Sempat tertunda dan dilakukan pemotongan anggaran di tahun 2020, pembangunan rumah tahanan (Rutan), gudang mesiu dan gudang perbekalan umum (Bekum) Polda Kaltara, tahun ini kembali dilanjutkan. Saat ini 3 kegiatan itu sudah menunjukkan peningkatan progres.
“Pertama rumah tahanan itu progresnya sudah mencapai 55 persen hingga 57 persen, itu multi years,” ungkap Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono melalui Karo Logistik Polda Kaltara Kombes Pol Budi Suherman kepada benuanta.co.id, kemarin.
Sementara untuk pembangunan gudang Bekum dengan nilai Rp 4,2 miliar juga masuk multi years. Menurut Budi Suherman, akan dirampungkan dalam tempo 1 bulan mendatang. Begitu juga dengan pembangunan gudang senjata dan amunisi juga mendekati rampung.
“Untuk pembangunan gudang amunisi kurang lebih Rp 5 miliar, waktunya kurang lebih 1,5 bulan lagi akan selesai,” jelasnya.
Budi Suherman mengatakan, anggaran tahun 2020 sebenarnya telah keluar. Namun karena Pandemi Covid-19 terus meningkat, maka dilakukan recofusing anggaran. Sehingga pembangunan pun dilanjutkan di tahun 2021 dari sisa anggaran tahun lalu.
“Jadi memang proyek ini dibuat multi years, anggaran tahun lalu sebetulnya sudah keluar hanya saja di-refocusing dan berlanjut di tahun ini,” ucapnya.
Pada tahun 2019 lalu, anggaran yang disiapkan untuk pembangunan rutan sebesar Rp 41 miliar, dengan luas bangunan 2.641 meter persegi.
Kemudian pembangunan pergudangan senjata dan amunisi, menggunakan pagu anggaran Rp 7 miliar, luasnya mencapai 20 kali 30 meter persegi. Serta pembangunan gudang Bekum dengan pagu anggaran sebanyak Rp 4 miliar lebih. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: M. Yanudin







