TARAKAN – Maraknya aksi teror yang melibatkan orang muda sebagai pelaku bom bunuh diri di antero tanah air, dipicu adanya gerakan ideologis melalui media sosial. Kendati demikian, Komando Distrik Militer (Kodim) 0907/Trk memberi perhatian penuh kepada kaum muda di Tarakan ketika disambangi oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tarakan dan Biro Pemuda Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Kota Tarakan, pada Jumat, 02 April 2021.
Komandan Kodim (Dandim) 0907/Trk, Letkol.Inf. Eko Antoni Chandra Lestianto menilai Kota Tarakan yang sangat pluralisme perlu kita jaga bersama kondusifitasnya.
“Aksi teror yang terjadi dalam beberapa waktu ini merupakan peristiwa fatal tahunan yang sering terjadi. Ingat, dalam sejarah bangsa kita, pernah alami pemberontakan DI/TII di Aceh dan wilayah lainnya pada tahun 1953. Peristiwa seperti ini sullit untuk terhenti, namun dengan segenap elemen bangsa kita pasti sanggup melawannya,” terangnya dalam audiensi tersebut.
“Khususnya kita di Kota Tarakan, pengawasan sangat ketat kami lakukan. Saya telah kerahkan setiap Komando Rayon Militer (Koramil) hingga Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk berikan pengamanan hingga ke tingkat RT,”sambungnya.
Pihaknya mengintruksikan Koramil untuk sampaikan ke setiap Ketua RT agar memantau keluar masuknya pendatang baru kemudian koordinasikan kepada aparat bila ada yang mencurigakan.
Selain itu, ia juga menerangkan perlunya partisipasi masyarakat agar terlibat penuh menciptakan kondusifitas dan menepis paham-paham radikalisme di bumi paguntaka.
“Terutama bagi kaum muda agar sungguh-sungguh mengamalkan ni;lai-nilai dasar negara kita dan ajaran agama masing-masing yang menghadirkan kedamaian bagi banyak orang,”ucapnya.
“Saya ajak rekan-rekan GMKI dan Pemuda BAMAGNAS untuk ikut serta berbagi takjil di Bulan Ramadhan nanti bersama Kodim 0907/Trk, mulai dari kaum muda kita harus berikan contoh kebhinekaan yang istimewa. Saya juga berharap rekan-rekan untuk intens berkoordinasi denga kita bila ada hal-hal yang mencurigakan yang memicu kegaduhan di Kota Tarakan,” tandasnya.(*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







