TARAKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan tidak menyediakan layanan kunjungan keluarga atau kerabat terhadap narapidana dan tahanan secara langsung selama bulan ramadan hingga hari raya Idul Fitri tahun 2021 ini akibat situasi pandemi Covid-19 yang masih mengintai. Artinya, kunjungan selama bulan ramadan dan hari raya lebaran itu masih tetap dilakukan secara virtual seperti tahun sebelumnya.
Kepala Lapas Kelas II A Tarakan, Yosef Benyamin Yambise menerangkan bahwa belum diperbolehkannya kunjungan secara langsung itu merupakan instruksi langsung dari pemerintah pusat.
“Sesuai petunjuk dari pemerintah pusat bahwa kontak langsung itu belum ada, tetapi kita akan tetap adakan kunjungan secara virtual. Jadi warga binaan bisa langsung komunikasi dengan keluarganya lewat sarana yang ada (video call),” ujar Kalapas Kelas II A Tarakan, Yosef Benyamin Yambise kepada benuanta.co.id, Kamis (1/4/2021).
Kendati demikian, untuk ibadah selama bulan ramadhan seperti salat tarawih masih akan tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pada lingkungan keluarga besar Lapas. Selain itu jam pengantaran barang titipan dari keluarga kepada warga binaan selama bulan ramadhan nanti juga akan diperpanjang.
“Diluar ramadhan itukan kita ada terima kunjungan untuk pengantaran barang titipan biasanya sampai jam kerja pukul 14.30 Wita. Tadi sudah saya perintahkan untuk buat daftar pegawai agar jamnya ditambah nanti sampai buka puasa. Sebab banyak keluarga yang kadang ingin menitip untuk keluarganya yang ada di dalam Lapas, atau warga binaannya yang lebih kangen dengan masakan istri atau orang tua. Jadi kita nambah jam penitipan sampai magrib lah,” tukasnya.(*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : Ramli