Kapolda Kaltara Prioritaskan Putra Daerah untuk Penerimaan Polri, Ajukan Penambahan Kuota

TANJUNG SELOR – Polda Kaltara kembali memanggil putra putri daerah Kalimantan Utara (Kaltara) untuk menjadi anggota Polri. Penerimaan calon anggota Polri ini telah berjalan yang diselenggarakan di polres jajaran.

“Saya sebagai Kapolda mengupayakan putra daerah prioritas atau mendapatkan porsi yang lebih besar, misalnya 100 atau 150 untuk putra daerah,” ungkap Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono kepada benuanta.co.id.

Sebelumnya kuota penerimaan anggota polri di Kaltara hanya 200 orang saja. Tapi karena menjadi daerah perbatasan, maka kuota dipebanyak. Ini lantaran komposisi personel tiap polres jajaran dan Polda Kaltara yang masih kecil, sehingga diminta kuota yang lebih banyak. “Saya tetap meminta kuota dua kali lipat ke Mabes Polri, seperti tahun lalu 200-an saya minta jadi 400-an,” sebutnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Lalu Lintas di Tanjakan Sungai Urang, Truk Trailer dan Xenia Adu Kuat, Satu Pengemudi Luka Berat

Kapolda mengatakan, prioritas putra daerah diutamakan karena mereka telah paham akan daerahnya. Kemudian putra daerah ini tidak akan meminta pindah ke daerah lain, sehingga sudah bisa membangun daerahnya sendiri. “Karena putra daerah itu tidak ingin pindah, mereka akan pensiun di sini, dan memberikan kesempatan bagi daerah untuk mengembangkan daerahnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Gas 3 Kg Sulit Diperoleh di Tanjung Selor, Usaha Kecil Ikut Terdampak

Hanya saja dalam penerimaan Polri telah ada kriteria dan harus mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditentukan. Salah satunya tidak cacat hukum dan terlibat tindakan kriminal dan persyaratan lainnya. “Penerimaan Polri sudah ada kriterianya, sudah ada SOP-nya, masyarakat yang mendaftar harus memenuhi persyaratan itu,” jelasnya.

Bambang Kristiyono pun meminta kepada para calon Korps Bhayangkara ini mempersiapakan diri sebaik-baiknya untuk mengikuti tes seleksi. Pihaknya tidak dapat mengintervensi, apapun hasilnya maka itulah yang didapatkan.

“Saya sudah koordinasi dengan Gubernur Kaltara untuk mendorong warganya untuk bisa mempersiapakan diri jadi polisi. Kita tidak bisa intervensi untuk hasil tesnya, begitu tes langsung dipantau pusat hari itu diumumkan hasilnya,” bebernya.

Baca Juga :  13 Kepala Desa Baru di Bulungan Ditekankan Jaga Integritas dan Transparansi Anggaran

Penambahan kuota itu berkenaan dengan Polda Kaltara saat ini masih sangat kekurangan personel. Sehingga untuk penerimaan anggota Polri tahun 2021 ini dapat lolos semua dari kuota yang disediakan.

“Karena kita kekurangan personel, saya harapkan dapat sebanyak-banyaknya, saya sudah siapkan suratnya ke Mabes untuk penambahan kuotanya,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *