oleh

Ribuan Warga Tarakan Antusias Kunjungi KRI Dewaruci, Tetap Utamakan Prokes Covid-19

TARAKAN – KRI Dewaruci sudah memasuki hari kedua bersandar di Dermaga TNI Angkatan Laut di Mamburungan Kota Tarakan, Rabu (24/3/2021).

Kapal pelatihan Taruna Angkatan Laut ini turut menyita perhatian masyarakat Bumi Paguntaka untuk melihat dari dekat KRI Dewaruci sehingga ramai masyarakat mengunjungi dermaga Angkatan Laut.

Pantauan benuanta.co.id kehadiran pengunjung kapal ini sangat banyak. Terdiri dari pelajar, Mahasiswa, ASN, TNI/Polri dan keluarganya.

“Kalau dihitung mungkin sekitar seribu orang yang keluar masuk,” ucap Talaohu seorang prajurit TNI AL yang bertugas di KRI Dewaruci.

Sebelum masuk ke Kapal, petugas mewajibkan pengunjung untuk mengikuti rapid test antibodi yang disiapkan oleh pihaknya. Kemudian tersedia hand sanitizer yang diberikan petugas kepada setiap pengunjung yang masuk.

Baca Juga :  New Normal Atau Tidak, Walikota Tetap Siapkan Tahapannya

Diketahui, kapal tersebut menempuh pelayaran sejauh 850 NM selama 5 hari dari dengan kecepatan rata-rata 7 knot yang mengikut sertakan 45 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL).

Komandan KRI Dewaruci, Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso menerangkan pelayaran ini ditempuh salah satunya untuk melatih para taruna.

“Sepanjang perjalanan ini cuacanya baik. Ketika memasuki perairan Berau, Kaltim cuaca angin kencang disertai hujan deras,” jelasnya pada Selasa, 23 Maret 2021.

“Mereka ini, taruna Akademi Angkatan Laut tingkat 1, paling bawah dan baru saja menyelesaikan pendidikan dasar di Magelang,” ujar Komandan KRI Dewa Ruci, Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso.

Para Taruna ini, jelasnya  belum menggunakan tanda korps. Sehingga belum mengetahui apakah pelaut, marinir atau korps TNI AL lainnya. Pelayaran ini juga yang pertama, setelah para taruna secara resmi sebagai Taruna Angkatan Laut.

Baca Juga :  Ratusan Penumpang Pesawat yang Tiba di Bandara Tarakan Dilakukan Screening

“Kita kenalkan kepada mereka, bagaimana hidup di kapal, menjadi perwira Angkatan Laut. Kita latih mereka dari bawah, mereka kopral melaksanakan tugas, tamtama termasuk mencuci piring,” sambungnya.

Pelatihan dilakukan berjenjang, hingga menjadi sersan kemudian naik menjadi perwira. Ia jelaskan, sebelum menjadi perwira harus mengetahui bagaimana menjadi kelasi, sersan hingga perwira.

“Harus tahu segalanya, jadi bisa mengetahui kendala saat anggota dan bawahan ini bekerja,” tuturnya.

Hastaria menambahkan yakni kapal yang dipimpinnya telah teruji untuk melahirkan perwira TNI AL yang tangguh.  Terutama di usia Dewa Ruci 68 tahun ini, sudah sebanyak 41 kali pelayaran keluar negeri dan lebih banyak lagi pelayaran dalam negeri hingga 2 kali pelayaran keliling dunia.

Baca Juga :  Bertambah 6 Orang, Di Tarakan Sudah 9 Positif Covid-19

KRI Dewa Ruci mengizinkan masyarakat untuk datang dan naik ke atas kapal. Namun, ia pastikan semua pengunjung harus menerapkan protokol kesehatan. Pengecekan suhu tubuh juga dilakukan, hingga tempat keluar dan masuk akan diatur agar tidak ada kerumunan masyarakat di jalur.(*)

Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed