oleh

Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Malinau Miliki Pola, Pasien Didominasi Klaster Lokal

Malinau – Sempat menerima 34 pasien terkonfirmasi covid19 baru yang berasal dari klaster lokal daerah kabupaten Malinau. Kondisi terkini tim Satgas covid19 kembali aman dengan tidak adanya penambahan pasien terkonfirmasi covid19 baru.

Saat dihubungi, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malinau Dr. John Felix Rundupadang mengatakan kondisi seperti ini sudah sering terjadi di kabupaten Malinau, dimana dalam beberapa waktu tim Satgas covid19 Malinau tidak mengalami penambahan pasien terkonfirmasi baru, namun bisa tiba-tiba bertambah dalam kurun waktu tertentu.

“Syukur dalam beberapa hari ini kita tidak ada mengalami penambahan, namun kita tetap waspada bila, tiba-tiba ada penambahan seperti pada hari selasa lalu, dimana ada 34 pasien terkonfirmasi baru yang kita tangani,” kata John.

Baca Juga :  DPRD Malinau Apresiasi Capaian Kerja 100 Hari Wempi-Jakaria

Disisi lain John menjelaskan, pola penambahan pasien covid19 di Malinau, sangatlah menarik. Penambahan pasien terkonfirmasi covid19 memiliki pola atau waktu tertentu saat mengalami penambahan.

“Biasanya ada hari-hari tertentu, seperti hari senin, selasa, kamis dan jumat itu pasti ada penambahan. Namun tidak pada hari yang lain,” jelasnya lagi.

“Kalau untuk hari yang lain itu sangatlah jarang. Makanya, kita disini kalau tidak ada penambahan pasien baru, kita tetap waspada di hari yang biasanya ada penambahannya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pedoman Pembangunan 5 Tahun ke Depan, RPJMD Tetap Digunakan PJS atau Kepala Daerah Selanjutnya

Sedangkan untuk perbandingan klaster, John mengungkapkan kondisi saat ini covid19 di Malinau selalu didominasi dari klaster lokal.

“Sangat jarang atau bahkan tidak ada pasien kita saat ini dari klaster luar daerah. Meski tingkat penyembuhan pasien kita sangat tinggi, namun pasien kita masih didominasi dari klaster lokal,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed