oleh

Dari 3 Opsi, Lokasi Pusat Pemerintahan KTT Dipilih di Sesayap Hilir

TARAKAN – Lokasi pusat Pemerintahan Kabupaten Tana Tidung (KTT) direncanakan berlokasi di di Kecamatan Sesayap Hilir, Rabu (24/3/2021). Hal ini disampaikan Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali.

Disampaikannya, pusat pemerintahan harus berada di wilayah strategis. Di mana sebelumnya terdapat tiga opsi lokasi pusat pemerintahan KTT. “Pusat pemerintahan ada 3 opsi, pertama di wilayah Desa Bebatu, selanjutnya di Bundaran atau di wilayah Kecamatan Sesayap Hilir, kemudian yang terakhir di kilometer 4, Kecamatan Sesayap, Desa Tideng Pale,” ujar Ibrahim kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Memudahkan Peningkatan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Dewan Pendidikan KTT Segera Dibentuk

Setelah melalui beberapa pertimbangan topografi tanah dan medan jalan, diputuskan yang paling cocok dan layak sebagai pusat pemerintahan KTT berada di daerah Bundaran, Kecamatan Sesayap Hilir.

“InsyaAllah daerah Bundaran, Kecamatan Sesayap Hilir yang akan kita fokuskan menjadi pembangunan pusat pemerintahan kita, dan kita target tahun 2022 untuk peletakan batu pertama,” terangnya.

Baca Juga :  Sambangi Ombudsman, Ibrahim Ali Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik di KTT

Dijelaskan Ibrahim Ali, kondisi wilayah KTT saat ini banyak yang merupakan Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) dan dikuasai oleh beberapa izin perusahaan, seperti PT. Adindo Hutani Lestari, PT. Intraca dan PT. Inhutani.

“Karena banyak daerah yang merupakan KBK, hal ini tidak akan mudah untuk pembangunan pusat pemerintahan, butuh energi yang besar untuk berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Tentunya melalui Gubernur Kaltara, saya akan selalu berkoordinasi dengan beliau,” tuturnya.

Baca Juga :  Ketum LPADKT-KU Instruksikan 6.000 Anggotanya untuk Dukung dan Menangkan ZIYAP di Pilgub Kaltara

“KTT juga akan menjadi perhatian khusus gubernur, selaras dengan visi misi Kaltara Rumah Kita, Kabupaten Kota sebagai Pilar Provinsi, Membangun Desa Menata Kota. Harapan kami, pak Gubernur tidak akan meninggalkan KTT untuk berlari kencang membangun hal tersebut,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Matthew Gregori Nusa

Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed