TANJUNG SELOR – Kasus Covid-19 di Desa Sajau Metun, Kecamatan Tanjung Palas Timur, beberapa hari ini terjadi peningkatan. Belum diketahui secara pasti penyebab penyebarannya. Hanya saja saat ini desa tersebut dilakukan karantina wilayah.
“Pantauan kami pasien Covid-19 hampir seratus di desa tersebut, info itu saya dapat 3 hari lalu,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bulungan Fatokah kepada benuanta.co.id, Selasa 23 Maret 2021.
Kata dia, kasus Covid-19 di Sajau Metun bermula pada 20 Maret 2021 lalu yang menjangkit 28 orang. Kemudian tambahan lagi sebanyak 49 orang di tanggal 22 Maret 2021. Dari data tersebut yang terpapar dari usia 15 hingga 22 tahun.

Dengan peningkatan itu pihaknya mencoba mencari tahu dengan mencari nomor kontak Kepala Desa Sajau Metun. Namun karena kendala jaringan, baru tersambung kemarin. Pasalnya BPBD akan melakukan penyemprotan disinfektan.
“Kebetulan Kades Sajau Metun juga terpapar sehingga kami kesulitan berkomunikasi, padahal kami mau melakukan penyemprotan disinfektan,” jelasnya.
Penyemprotan disinfektan berjalan, hanya saja dilakukan terbatas, karena petugas belum mampu menyemprot setiap rumah warga yang terpapar. Kemudian alat pelindung diri (APD) juga kurang. “Kami hanya bisa menyemprot itu di rumah ibadah, pelayan publik, teras rumah dan jalanan saja,” katanya.
Fatokah mengatakan, salah satu sekolah di desa tersebut yakni SMTK Long Bia Metun Sajau juga dilakukan karantina mandiri, yang tidak terpapar pulang ke rumahnya. Hanya saja yang dikhawatirkan petugas, menjadi penyebab menyebarnya Covid-19 di lingkungan keluarganya.
“Yang kita khawatirkan mereka yang pulang ke rumahnya ini tracingnya yang belum selesai, tapi Dinas Kesehatan terus melakukan tracing,” bebernya.
Kata dia, penyemprotan disinfektan juga dilakukan di Desa Wonomulyo, daerah terdekat dengan Sajau Metun. Ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: M. Yanudin







