Lagi, Polres Bulungan Laksanakan Tes Urine Dadakan ke Personelnya

TANJUNG SELOR – Untuk kesekian kalinya, Polres Bulungan melakukan pemeriksaan urine kepada seluruh personelnya. Dipimpin langsung Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro yang menginstruksikan seluruh bawahannya untuk melakukan tes urine secara dadakan.

“Kegiatan cek urine bagi personel Polres Bulungan ini dilakukan secara acak. Hal ini merupakan wujud pencegahan dan mendeteksi keterlibatan personel Polres Bulungan terhadap penyalahagunaan obat-obatan terlarang,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro kepada benuanta.co.id, Senin 8 Maret 2021.

Baca Juga :  13 Kepala Desa Baru di Bulungan Ditekankan Jaga Integritas dan Transparansi Anggaran

Dia menuturkan, kegiatan tes urine ini atas atensi tegas dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang mengharuskan seluruh personel dicek. Kemudian dari Kadiv Propam Mabes Polri meneruskan kepada setiap Direktorat Propam Polda jajaran.

“Cek urine ini wajib bagi setiap anggota tanpa terkecuali. Atas atensi tegas bapak Kapolri, Polres Bulungan menindaklanjuti dan mendukung sepenuhnya kegiatan ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Lalu Lintas di Tanjakan Sungai Urang, Truk Trailer dan Xenia Adu Kuat, Satu Pengemudi Luka Berat

Untuk tes urine inipun sudah yang kesekian kali dilakukan. Teguh mengatakan akan dilakukan secara berkelanjutan guna mencegah anggota Polri terlibat dalam penyalahgunaan Narkotika dan obat-obatan terlarang yang dapat menurunkan Citra Polri.

“Sudah kedua kalinya pertama di bulan Januari 2021 lalu. Kemudian hari ini yang kita cek ada 84 orang dari setiap Sat. Hasilnya, Alhamdulillah negatif semua,” tutur Alumni Akpol 1999 ini.

Baca Juga :  Gas 3 Kg Sulit Diperoleh di Tanjung Selor, Usaha Kecil Ikut Terdampak

Kapolres menegaskan tidak ada toleransi dan ampunan bagi personelnya yang menggunakan narkotika dan obat-obatan terlarang. Terbukti beberapa personelnya ditindak dengan memberikan sanksi pemberhentian dan menjalani hukuman.

“Sebagai aparat penegak hukum, jangan sampai terdeteksi menggunakan barang haram narkotika bahkan jangan sampai menjadi pengedar. Kita tidak ada toleransi untuk kasus ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi
Editor : M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *