oleh

Transmisi Lokal Masih Banyak, Masyarakat Diminta Tetap Taati Prokes

Malinau – Sempat melonjak drastis, kini korban pasien covid19 kabupaten Malinau berangsur turun. Menurut kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Malinau Dr. John Felix Rundupadang penurunan yang terjadi terhadap korban covid19, bukanlah dari terhentinya pandemik covid19, melainkan banyaknya pasien covid19 yang telah berhasil disembuhkan oleh tim Satgas covid19 Malinau.

“Sempat beberapa hari yang lalu pasien kita melonjak hingga tembus hampir 200 pasien yang ditangani. Namun, saat ini sudah berkurang secara perlahan,” kata John.

Meski saat ini masih ada saja pasien covid19 yang masuk kedalam perawatan, namun hal itu diimbangi dengan banyaknya pasien yang disembuhkan oleh tim Satgas covid19 Malinau

“Yang sembuh tidak langsung semua, tapi secara perlahan-lahan. Misalnya hari ini ada yang masuk 5 tapi ada juga yang sembuh 6 atau 4 orang. Jadi masih imbang saja,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Malinau Berikan Semangat Pers Dalam Rangka Peringatan Hari Pers Nasional

John menjelaskan saat ini yang ditakuti dari penyebaran covid19, bukanlah dari penyebaran luar daerah melainkan dari transmisi lokal yang terus menyerang masyarakat.

“Kalau klaster luar daerah itu sudah kurang, kebanhakan transmisi lokal saat ini,” imbuhnya lagi.

“Soalnya, ada yang terkena dari keluarganya sendiri, ada yang karena kontak fisik dan OTG,” pungkasnya.

Saat ini total kasus terkonfirmasi covid19 di Malinau ada 818 kasus dengan total penyembuhan 694 kasus, sedangkan untuk yang masih dirawat saat ini ada 124 pasien.

Melihat fenomena ini, John pun mengingatkan masyarakat Malinau agar terus membekali diri dengan Protokol Kesehatan (Prokes) saat sedang beraktivitas sehari-hari.

“Prokes merupakan perlindungan yang utama, jadi masyarakat jangan bosan dan capek lah untuk menaati Prokes, karena ini untuk kebaikan kita bersama,” tutupnya.(*)

Baca Juga :  IDI Malinau Dilantik, Yansen : Harus Jadi Bagian dari Pembangunan

Reporter: Osarade
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed