oleh

Malinau Vaksinisasi Tahap II, Topan Jelaskan Perbedaannya Dengan Vaksinisasi Tahap I

MALINAU – Vaksinisasi tahap II, Plt. Bupati kabupaten Malinau Dr. Topan Amrullah,.Spd.,M.Si mengaku ada yang berbeda dengan vaksinisasi tahap pertama.

Menurut pria yang akran disapa Topan itu mengatakan, vaksin tahap ke II yang dilakukannya di RSUD Malinau pagi tadi, sama sekali tidak menimbulkan efek samping seperti vaksinisasi pada tahap pertama yang dilakukannya pada 2 pekan sebelumnya.

“Kalau vaksin tahal I itu, efeknya hanya ngantuk saja yang saya rasakan. Tapi, pada vaksin kedua kali ini saya tidak merasakan apa-apa,” kata Topan.

Baca Juga :  Serahkan RPJMD, Wempi Harapkan Program Pemkab Sejalan dengan DPRD

Dengan tidak adanya gejala bahaya pada vaksin tahap I dan tahap II yang dilakukannya, Topan pun mengungkapkan kalau vaksinisasi merupakan hal yang sangat aman dan tidak berbahaya seperti yang beredar di masyarakat, Topan pun menghimbau kepada semua orang agar tidak takut bila nantinya akan divaksinisasi.

“Insyaa Allah aman kok dan menyehatkan, sebelum divaksin kondisi tubuh kita juga di cek terlebih dahulu, bahkan saya pun tidak merasa sakit saat di vaksin,” ungkapnya.

Baca Juga :  Selesaikan Dokumen Raperda Anggaran Perubahan, Bappeda Malinau Tunggu Persetujuan DPRD

“Jadi jika ada berita yang miring soal vaksin yang informasinya tidak dapat dipertangung jawabkan, itu jangan dipercaya karena saya susah membuktikannya, kalau vaksin itu aman,” kata Topan.

Selain efek yang dirasakan, Topan juga membeberkan perbedaan lainnya mengenai vaksin tahap I dan tahap II kali ini, dimana untuk pembentukan antobodi kekebalan tubuh, vaksin I dan vaksin II ternyata memiliki jangka waktu yang berbeda-beda.

Baca Juga :  Selesaikan Dokumen Raperda Anggaran Perubahan, Bappeda Malinau Tunggu Persetujuan DPRD

“Kalau tahap I itu, pembentukannya butuh waktu 14 hari, sedangkan untuk vaksin II itu butuh waktu 28 hari. Meski begitu, baik vaksin tahap I dan II itu tetap aman untuk kita semua,” imbuhnya.(*)

Reporter: Osarade
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed