oleh

Pertarungan Politik Selesai, Bupati dan Wakil Bupati Nunukan Harap Tidak Ada Lagi Kubu-Kubu

NUNUKAN – Penetapan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati terpilih pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 oleh KPU Nunukan, tidak dihadiri bupati terpilih, Hj. Asmin Laura Hafid. Tampak hadir hanya Wakil Bupati Nunukan terpilih, H. Hanafiah.

Dikatakan H. Hanafiah, bupati terpilih tidak sempat hadir pada penetapan karena sedang menghadiri serah terima jabatan Gubernur Kalimantan Utara yang baru dengan yang lama. Sehingga hanya diwakili wakil bupati terpilih.

Seperti diketahui, MK telah memutuskan menolak gugatan dari pemohon yakni paslon H. Dani Iskandar dan Muhammad Nasir. Sehingga terlaksanakanlah penetapan calon terpilih yang diselenggarakan oleh KPU Nunukan.

“Kemenangan ini adalah kemenangan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan, sehingga kita tidak ada lagi kubu-kubu. Namun kita harus bersinergi untuk membangun Kabupaten Nunukan yang lebih baik lagi, apa lagi di tengah pandemi covid-19 saat ini. Sehingga perlu saling bahu-membahu untuk perkembangan atau meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan kondusifitas di tengah-tengah masyarakat,” kata Hanafiah, Sabtu (20/2/2021).

Baca Juga :  Sri Mulyani Bayarkan Gaji ke-13 ASN, TNI, dan Polri pada Agustus 2020

Dia juga mengingatkan bahwa pertarungan politik sudah selesai, dalam artian sudah ada pemenang, dan telah memiliki kepastian hukum. Sehingga pentingnya untuk bersinergi membangun Kabupaten Nunukan yang lebih baik.

Saat ini pihaknya juga belum mendapatkan konfirmasi kapan akan dilakukan pelantikan. H. Hanafiah hanya menunggu arahan dari Kementerian Dalam Negeri yang menentukan kapan akan dilaksanakan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Nunukan periode 2021-2024.

Setelah ditetapkan, H. Hanafiah akan menjabat sebagai wakil Bupati Nunukan yang akan mendampingi Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, dan akan menjalankan visi misi yang telah disampaikan kepada masyarakat.

“Apa visi misi yang kami sampaikan kepada masyarakat dan telah kita sosialisasi selama berkampanye, itu yang akan menjadi pedoman kami dalam dokumen rencana pembangunan jangka menengah 2021-2024,” jelasnya.

Baca Juga :  Upaya Membangun Desa, Gerakan Serap Aspirasi Warga Terus Digencarkan Zainal-Yansen

Sedangkan di masa pandemi covid-19 saat ini yang merupakan isu internasional maupun nasional, yang memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat, sehingga ini juga bagian program pemerintah untuk melakukan pencegahan bersama. (*)

 

Reporter: Darmawan

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed