TARAKAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan selalu berupaya agar sampah di Tarakan dapat dikelola dengan baik. Dengan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan prinsip 3R (Reduce, Recycle, Reuse), salah satunya dengan Sistem Takakura.
Melalui Program Sampah Semesta Mandiri, Pemkot akan membangun Rumah Kompos dengan lahan 3×4 Meter. Dengan Metode Pengolahan Sampah yang di gunakan adalah Komposting dengan Keranjang Takakura. Kerangjang komposter Takakura adalah hasil inovasi dari Mr. Koji Takakura, bekerjasama dengan Kitakyusu Internasional Techno – Coorperative Association dan Pemerintah Kitakyusu Jepang serta Pemkot Surabaya awalnya sebelum menjalar ke beberapa daerah di Indonesia pada tahun 2005.

“Di Tahun 2020 kita baru mulai menggalakkan kembali rumah-rumah kompos dengan sistem Takakura. Dari total 400 Rumah Tangga, kita sudah memulainya dengan 6 rumah kompos di 6 RT sebagai bahan permulaan,” ujar Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan Edhy Pujianto kepada benuanta.co.id, Kamis (04/02/2021).
Edhy membeberkan, kedepan keranjang kompos Takakura secara bertahap akan dilaksanakan minimal 1 di setiap RT. Dalam penggaran, pembuatan keranjang kompos ini tidak hanya memakai anggaran pemerintah, inisiatif warga pun diharapkan dapat untuk memaksmalkan pembuatan Takakura dengan didampingi DLH.
Karena Keranjang Takakura terdiri dari bahan-bahan murah dan sederhana yang pastinya mudah untuk didapatkan. “Kami berkomitmen mengkampanyekan, menyosialisasikan serta mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sampah dengam sistem Takakura ini. Dampaknya akan besar dalam pengelolaan sampah jika masyarakat didampingi pemerintah berhasil melakukannya,” terang Edhy.
Tempat yang menjadi permulaan membangun keranjang kompos Takakura yaitu RT. 8 RT. 20 RT. 31 Pamusian, RT.12 Kampung Empat, RT. 12 Gunung Lingkas, RT. 7 Juata Permai.
Nurkan, warga RT 20 Pamusian menyampaikan, pada dasarnya warga Pamusian khususnya di RT. 20 sangat mendukung program pemerintah yang dilakukan oleh DLH Tarakan. Mengingat kondisi Pamusian, khususnya RT. 20 memang memerlukan tempat pengelolaan sampah mandiri agar masyarakat di tempat tinggalnya dapat mengelola sampah dengan baik
“Seminggu yang lalu di RT kami DLH Tarakan membangun keranjang kompos Takakura dan kami masih memantau perkembangannya serta berharap program ini menjadi salah satu kegiatan yang baik untuk mengelolah sampah di daerah kami,” kata Nurkan, Jumat (05/02/2021).(*)
Reporter: Reza Munandar
Editor: M. Yanudin







