NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan melakukan penyuntikan vaksin COVID-19 perdana yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rabu (3/1/2021).
Selain Forkopimda yang ada di Kabupaten Nunukan, juga dilakukan kepada tenaga medis yang disuntik vaksin tahap pertama ini.
Sebelum dilakukan vaksinasi kepada Forkompinda, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM, menyampaikan vaksinasi covid-19 secara serentak di seluruh wilayah kabupaten Nunukan.
“Saya bersama jajaran Forkopimda, para dokter, perawat dan tenaga kesehatan sudah menyatakan diri siap untuk menerima suntikan vaksin covid-19. Kami ingin memberi contoh, sekaligus membuktikan kepada masyarakat bahwa vaksin sinovac yang dipersiapkan oleh pemerintah sudah terjamin keamanan dan kehalalannya,” kata Lauar.
Bupati Laura juga katakan, bahwa vaksin Sinovac ini juga telah melalui berbagai penelitian dan ujicoba baik oleh badan POM maupun MUI, sehingga masyarakat tidak perlu merasa takut dan ragu. Masyarakat tidak usah terpengaruh oleh berbagai berita dan informasi yang tidak jelas kebenarannya, terutama di media sosial, yang menyebutkan bahwa vaksin dari pemerintah tidak terjamin kehalalan dan efektivitasnya dalam mencegah penyebaran covid-19. percayalah, pemerintah tidak mungkin membuat kebijakan yang akan merugikan masyarakatnya sendiri.
Hampir satu tahun berjibaku menerapkan protokol kesehatan serta melakukan berbagai pembatasan aktivitas di masyarakat, maka vaksinasi merupakan ikhtiar lanjutan yang ditempuh oleh pemerintah untuk menangani wabah ini. Program vaksinasi ini membutuhkan dukungan penuh dari segenap elemen di masyarakat, karena berdasarkan keterangan para ahli kesehatan vaksinasi covid-19 baru akan efektif jika sudah diikuti oleh setidaknya 70 persen dari populasi yang ada. itu artinya, kesadaran dan partisipasi dari seluruh masyarakat akan menjadi kunci sukses dari program vaksinasi ini.
“Saya atas nama pribadi dan pemerintah mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Nunukan untuk mendukung vaksinasi covid-19 demi kebaikan bersama, agar wabah ini bisa segera ditangani dan kehidupan kita dapat kembali normal,” imbuhnya.
Dia juga jelaskan memang tidak semua masyarakat bisa disuntik vaksin covid-19. ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang tidak bisa divaksin, misalnya karena menderita penyakit jantung, ginjal, diabetes, berusia di atas 60 tahun, dan beberapa kondisi lainnya. namun sepanjang kondisi badan itu sehat dan memenuhi syarat untuk menerima vaksin, dia berharap agar semua bersedia untuk divaksin.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







