oleh

Plt. Bupati Bulungan Resmikan Gedung GKII di Jelarai Selor

TANJUNG SELOR – Plt Bupati Bulungan, Ingkong Ala meresmikan bangunan Gereja Kemah Injil Indonesia (GKI) Jemaat Jelarai Selor di Jalan Jelarai Selor, Tanjung Selor, Sabtu (30/1/2021).

Ia berharap, keberadaan bangunan gereja yang baru itu selain meningkatkan keimanan umat, juga dapat merangkul umat untuk terus memelihara kerukunan antar sesame, serta hidup berdampingan dengan pemeluk agama lainnya.

“Kasih sayang antar umat beragama selain membentuk keimanan kita kepada Tuhan, juga membentuk kepribadian kita sebagai manusia yang hidup saling berdampingan antara satu dengan lainnya,” ucap Ingkong dalam acara peresmian dan pemberkatan Gedung GKII Jemaat Jelarai Selor.

Baca Juga :  Monev Rumah Rehab, DPRKP Bulungan Katakan Sudah Sesuai

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan juga mengapresiasi gembala dan pimpinan seluruh gereja yang ikut mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pandemi Covid-19 ini belum berakhir, bahkan masih terjadi cukup banyak penambahan kasus setiap harinya di wilayah Kabupaten Bulungan,” ungkapnya dalam acara yang turut dihadiri Ketua DPRD Bulungan, perwakilan DPRD Kaltara serta perangkat daerah Pemkab Bulungan.

Baca Juga :  Bupati Syarwani Dilantik Jadi Ketua KORMI Bulungan

Ditambahkan, kedisiplinan semua orang dalam menerapkan protokol kesehatan sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya juga berpesan kepada generasi muda agar tidak terpengaruh dengan lingkungan pergaulan negatif seperti pergaulan bebas, miras hingga narkoba,” tegasnya.

Ia menambahkan, mata rantai penyebaran dan penyalahgunaan narkoba juga harus diputus karena dapat merusak bangsa dan negara, termasuk generasi muda yang merupakan harapan dan calon pemimpin di masa depan.

Baca Juga :  Lantik Kepengurusan MUI Bulungan, Ini Pesan Ketua MUI Kaltara 

Untuk diketahui, Pembangunan gedung GKII Jemaat JelaraiSelor dimulai sejak 2017 dengan anggaran dari swadaya umat, donatur, serta bantuan dari Pemkab Bulungan dan Pemprov Kaltara. Bangunan gereja berukuran 20 x 40 meter di lahan seluas 80 x 120 meter. Sementara anggaran terpakai sebesar Rp 2,5 miliar dari rencana anggaran sebesar Rp3,5 miliar.(*)

 

Reporter : Victor

Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed