Warga Makassar Ikut Rasakan Getaran Gempa Majene Sulbar

Makassar – Gempa berkekuatan 5,9 SR yang mengguncang Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat ternyata juga dirasakan warga Kota Makassar, seperti sejumlah pengunjung RM Madaeng di Jalan Pelita Raya Makassar, Kamis.

Seorang pengunjung bernama Yuniastika sontak berdiri dari tempat duduknya karena merasa adanya getaran di meja makannya.

Disapa Yuni, perempuan berusia 26 tahun itu sempat berpikir guncangan yang dirasakannya adalah efek dari kemunculan penyakit vertigo yang dideritanya. Hanya saja, ternyata getaran tersebut juga dirasakan oleh pengunjung lain.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Label Kadar Gula, Bentuk Satgas Keamanan Pangan

“Meja itu bergetar, saya kira hanya dari aktivitas kami yang sedang makan. Nyatanya pengunjung di meja lain juga rasakan hal sama,” katanya.

Lebih dari itu, Yuni juga bahkanmendugar bahwa guncangan itu efek dari pengerjaan jalan tol AP Pettarani Makassar, dengan aktivitas pengerjaan jalan, pengangkutan material dan sebagainya.

Sementara Sub Koordinator Pelayanan Jasa BMKG Makassar, Siswanto juga membenarkan bahwa getaran gempa Sulbar dirasakan warga Sulsel.

Baca Juga :  KSAL Pastikan KRI Prabu Siliwangi-321 Sampai awal April 2026

“Katanya teman-teman yang di menara Bank Indonesia ada yang merasakan, saya sendiri kebetulan duduk di sini tidak rasa getarannya,” kata Siswanto.

Hanya saja, berdasarkan analisis BMKG, telah dipastikan bahwa warga Kota Parepare dan Kabupaten Pinrang merasakan getaran gempa dengan skala besar tersebut. Ini karena pusat gempa terjadi lebih dangkal 10 KM dari permukaan laut.

Baca Juga :  Kemenkes: Scabies, kusta, dan frambusia kini masuk pemeriksaan CKG

Gempa Magnitudo 5.9 SR tersebut terjadi pada Kamis, 14 Januari tepatnya pukul 13.35 WITA. Lokasi gempa berada di 2.99 Lintas Selatan, 118,89 Barat Timur, atau 4 km dari Barat Laut Majene Sulbar.(*)

sumber : antara

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *