oleh

Seluruh Personel TNI dan Polri di Kaltara akan Divaksin Covid-19

TANJUNG SELOR – Komandan Korem (Danrem) 092/Maharajalila, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI  Suratno menjadi orang pertama TNI AD di Kalimantan Utara (Kaltara) yang mengikuti program vaksinasi Covid-19 di UPT Puskesmas Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kamis (14/1/2021).

“Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan atau screening dan dinyatakan memenuhi syarat, saya kemudian divaksin. Usai penyuntikan dilakukan observasi selama 30 menit dan tidak ada masalah, artinya kondisi tubuh saya setelah divaksin masih sehat,” ungkap Danrem.

Jenderal bintang satu ini mengatakan, penyuntikan vaksin yang dikembangkan Sinovac CoronaVac itu sangat aman. Untuk itu Ia mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI bersama masyarakat Kaltara turut serta menyukseskan program vaksinasi Covid-19 yang telah diinisiasi pemerintah itu.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut divaksin dan tidak percaya pada informasi yang menyesatkan,” kata Brigjen TNI Suratno.

Ia menjelaskan, pemberian vaksin Covid-19 kepada prajurit TNI yang bertugas di Kaltara akan dilakukan sendiri oleh kesatuannya melalui Markas Besar TNI AD. Selain prajurit petugas medis TNI juga akan divaksin.

“Seluruh personel TNI AD yang bertugas di Kaltara akan divaksin, kegiatannya melalui Kesdam. Selain tenaga medis mereka yang bertugas di garda terdepan menjaga wilayah teritorial di perbatasan juga mendapatkan vaksin,” jelasnya.

Sementara itu, Wakapolda Kaltara, Brigjen. Pol. Erwin Zadma mengungkapkan, vaksinasi juga akan diberikan kepada personel Polri yang bertugas di wilayah Polda Kaltara. Saat ini pihaknya telah melakukan pendataan terhadap anggota Polri yang akan menerima vaksin Sinovac tersebut.

“Sudah kita daftarkan, untuk sementara ada 250 personel Polri di Kaltara yang akan divaksin tahap pertama,” pungkasnya.

Untuk diketahui, selain tenaga kesehatan yang melakukan penyuntikan vaksin covid-19, sebanyak 20 orang perwakilan dari pejabat di Kaltara dan Kabupaten Bulungan mengikuti program vaksinasi tersebut.

Ke 10 pejabat tingkat Provinsi Kaltara, yakni Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara Suriansyah, Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Erwin Zadma, Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Suratno, Kepala Pelaksana BPBD Kaltara A.M. Santiaji Pananrangi, Wakil Direktur RSUD Tarakan Priyono Pancasila, Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltara Medianto Rombetasik, Perwakilan Persatuan Dokter Gigi Indonesia Wilayah Provinsi Kaltara Drg. Fien Editha, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Kalimantan Utara, Abdul Rahman, dan Perwakilan MUI Kaltara Nurhasanah, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kaltara Agust Suwandy.

Kemudian perwakilan dari Kabupaten Bulungan di antaranya, Plt. Bupati Bulungan, Ingkong Ala, Fatokah (Kepala Pelaksana BPBD Bulungan), Hamzah (Kepala Kemenag Bulungan), Ridwan Labago (Sekretaris MUI Bulungan), Tulus (Ketua PPNI Bulungan), Supriyanto (Perwakilan Polres Bulungan), Supriyanto, dr Heriyadi Suranta (Sekretaris IDI Bulungan), Azis Zaelani (Ketua IAI Bulungan), Azis Zaelani, IBK Sidharahardja (Sekretaris Dinkes Bulungan) dan Penina (Ketua IBI Bulungan).(*)

 

Reporter: Victor

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed