oleh

Konflik di Karabakh Kembali Pecah, Empat Tentara Azerbaijan Tewas

Baku – Empat tentara Azerbaijan tewas dalam pertempuran terbaru di Nagorno-Karabakh, kata Kementerian Pertahanan Azerbaijan, Minggu.

Pengumuman itu jadi laporan korban jiwa pertama sejak Azerbaijan dan Armenia menyepakati perjanjian gencatan senjata yang dimediasi oleh Rusia.

Dalam kesempatan terpisah, otoritas di Armenia mengatakan enam tentaranya luka-luka akibat baku tembak dengan tentara Azerbaijan. Namun, Pemerintah Armenia tidak menyebut kapan konflik senjata itu kembali pecah.

Baca Juga :  Gencatan Senjata Hamas - Israel Dimulai

Pemerintah Azerbaijan mengatakan bentrok antara dua kubu, yang menyebabkan dua tentaranya luka-luka, berlangsung di daerah yang dikuasai Baku sejak konflik bersenjata di Nagorno-Karabakh berakhir pada 10 November 2020.

Beberapa wilayah di Nagorno-Karbakah yang sebelumnya di bawah kendali warga etnis Armenia juga telah diserahkan ke Azerbaijan.

Namun, Armenia mengatakan pasukannya berhasil menghalau upaya perebutan wilayah yang dilakukan oleh tentara Azerbaijan di Desa Hin Tagher dan Desa Khtsaberd.

Baca Juga :  AS Jadi Negara Pertama di Dunia yang Laporkan 10 Juta Kasus COVID-19

Dua wilayah itu, menurut Armenia, seharusnya tetap di bawah kekuasaan pasukan pemberontak di Nargono-Karabakh.

“Provokasi yang dilakukan Azerbaijan terus berlanjut sampai hari ini di Desa Mets Shen dan Hin Shen di wilayah Hadrut,” kata Kementerian Luar Negeri Armenia melalui siaran tertulisnya.

Pasukan perdamaian Rusia yang dikerahkan di daerah konflik melaporkan tidak ada konflik senjata. Namun, tentara Rusia melaporkan ada satu insiden penembakan pada akhir pekan.

Baca Juga :  Malaysia Mulai Terapkan Biaya Karantina WNA Rp16 Juta

Sumber: Reuters

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed