oleh

Ini Cacatan Zainal-Yansen Selama Kampanye, 70 Persen Warga Kaltara Ingin Pemimpin Baru

TARAKAN – Hari ini tanggal 5 Desember 2020 merupakan hari terakhir masa kampanye para pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) yang dilaksanakan sejak 26 September lalu. Termasuk paslon nomor urut 3 Drs H.Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum – Dr Yansen TP, M.Si.

Selama kampanye tatap muka dan dialog dengan masyarakat yang berlangsung 3 bulan 4 hari atau hingga 30 November 2020, paslon dengan akronim ZIYAP ini telah menelusuri hampir seluruh desa dan kelurahan dari 53 kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan, Nunukan, Malinau, Tana Tidung dan Kota Tarakan.

Selama kegiatan itu pula banyak catatan Zainal-Yansen yang terangkum baik secara internal oleh tim pemenangan maupun dalam pemberitaan di media massa. Salah satunya di media ini.

“Kami sampaikan catatan Zainal-Yansen menyebutkan tingkat ketidakpuasan masyarakat terhadap gubernur dan wakil gubernur Kaltara sekarang ini, selama kampanye di desa-desa maupun kelurahan dan kecamatan di lima kabupaten kota, sangat tinggi,” ungkap Wakil Ketua Tim Pemenangan Relawan Paslon Zainal-Yansen, H. Yusuf Ramlan yang sejak awal mendampingi kampanye ZIYAP.

Dia menyebutkan secara umum keluhan masyarakat Kaltara terhadap gubernur dan wakil gubernur Kaltara yang menjabat sekarang ini adalah infrastruktur jalan yang rusak, ketersediaan air bersih yang kurang, aliran listrik yang kurang khususnya wilayah perdesaan, susahnya jaringan telekomunikasi (di sejumlah perdesaan).

Kemudian minimnya perhatian Pemprov Kaltara terhadap semua sektor pertanian, perikanan, masalah perbatasan, pendidikan (sarana prasarana dan kesejahteraan guru/PNS/honorer), kesehatan, sosial/budaya, pemuda, olahraga, keagamaan (insentif guru mengaji, pengurus rumah ibadah), pariwisata, budaya, dan keamanan bagi nelayan / petambak.

“Setelah menyusuri hampir seluruh wilayah Kaltara di masa kampanye serta bertemu dan berdialog dengan masyarakat, ternyata benar bahwa sebagian besar berharap adanya perubahan besar serta menginginkan pemimpin atau gubernur yang baru di Kaltara. Dan semuanya menilai bahwa hanya paslon nomor 3 Zainal – Yansen yang mampu melakukan semua itu,” ungkapnya.

Secara prosentase aspirasi masyarakat Kaltara yang menginginkan perubahan Kaltara sebesar 71 persen. Sementara yang menginginkan gubernur dan wakil gubernur baru 70 persen.

“Mau Kaltara berubah, maju dan sejahtera? Ayo datang di TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada hari Rabu tanggal 9 Desember 2020 dengan mencobolos pasangan calon nomor 3,” serunya.

“Ingat, fotonya pakai jas warna hitam bernama Drs Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum – Dr Yansen TP, M.Si. JANGAN SALAH PILIH LAGI Yaaaaa!!!,” demikian Yusuf Ramlan mengingatkan.(adv)

 

Secara umum keluhan masyarakat Kaltara terhadap GUBERNUR dan WAKIL GUBERNUR KALTARA sekarang adalah:

* Infrastruktur Jalan yang Rusak

* Ketersediaan Air Bersih yang kurang

* Aliran Listrik yang kurang khususnya wilayah pedesaan

* Susahnya Jaringan Telekomunikasi (di sejumlah perdesaan)

* Minimnya Perhatian Pemprov Kaltara terhadap semua sektor (Pertanian, Perikanan, Masalah Perbatasan, Pendidikan (sarana prasarana dan kesejahteraan guru/PNS/Honorer), Kesehatan, Sosial/Budaya, Pemuda, Olahraga, Keagamaan (insentif guru mengaji, pengurus rumah ibadah), Pariwisata, Budaya, dan Keamanan Bagi Nelayan / Petambak.

 

Persentase Aspirasi Masyarakat Kaltara:

–           Inginkan Perubahan: 71 Persen

–           Inginkan Gubernur dan Wakil Gubernur Baru: 70 Persen

 

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed