oleh

Zainal-Yansen Pilihan Tepat, Yansen TP: Jangan Hanya Berambisi Membangun, Tapi Tidak Dinikmati Rakyat

MALINAU – Komitmen untuk membuat perubahan agar Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) maju dan sejahtera sangat terlihat pada pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 3, Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum dan Dr. Yansen TP, M.Si.

Mereka berdua menyerap aspirasi masyarakat dengan berkunjung ke pelosok-pelosok desa di wilayah pedalaman dan perbatasan hingga ke dalam-dalam gang wilayah perkotaan. Karena itulah, pasangan dengan akronim ZIYAP ini semakin menegaskan akan memberi bantuan keuangan (bankeu) kepada kabupaten/kota untuk membangun desa, menata kota.

“Saya datang hari ini mengajak kita semua agar jangan salah pilih lagi. Kalau salah pilih, maka ke depan kita pertaruhkan kehidupan masa depan kita,” ujar Cawagub Yansen TP di hadapan perwakilan warga dari desa-desa se-Kecamatan Sungai Boh, (24/11) lalu.

Baca Juga :  Tak Hanya Data Desa, SID Juga Berfungsi Sebagai Pengawasan Kegiatan Desa

Oleh sebab itu, dirinya mengajak warga Sungai Boh yang masuk wilayah Apau Kayan itu menentukan pilihan dengan tepat pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Tahun 2020, khususnya pilkada Provinsi Kaltara. Dan pilihan yang tepat untuk pilkada kali ini, kata Yansen, adalah pasangan nomor urut 3, Zainal-Yansen.

Kenapa Zainal-Yansen pilihan yang tepat, karena Zainal-Yansen memiliki perbedaan yang mencolok dari pasangan calon lainnya dalam memikirkan rakyat yang berada di lima kabupaten/kota yang ada.

“Jangan kita berambisi membangun ke depan, tapi rakyatnya tidak menikmati. Oleh sebab itu, Zainal-Yansen bertekad dana yang dimiliki oleh provinsi itu harus dibagi dengan rata dan adil ke setiap kabupaten/kota sesuai dengan kondisinya,” tegas Yansen.

Baca Juga :  Kunjungi Desa Selimau, Zainal Disambut Antusias Warga dengan Pantun

Kabupaten Bulungan, Malinau, Nunukan, Tana Tidung dan Tarakan, lanjut Bupati Malinau periode 2011-2016 dan 2016-2021 ini, harus mendapatkan porsi dari dana provinsi yang namanya bankeu pembangunan umum yang bisa dilakukan di setiap kabupaten/kota. Bankeu itu, lanjut dia lagi, wajib dilakukan oleh seorang gubernur. Namun, kalau tidak punya perasaan dan hati kepada masyarakat, maka pasti tidak merasa itu sebuah kewajiban.

“Kenapa, karena kita membangun rakyat. Bukan sekadar menjalankan pemerintahan. Kalau pemerintahan jalan, kantor terbuka, orang turun kantor, buat kegiatan, ya betul, tapi berdampak enggak kepada rakyat, bermanfaat gak kepada rakyat, mengubah rakyat atau tidak,” tanya cawagub dari Cagub Zainal A. Paliwang ini kalau seorang pemimpin hanya menjalankan pemerintahan saja, tanpa memikirkan rakyatnya.

Baca Juga :  Berkas Dinyatakan Lengkap, ZIYAP Akan Jalani Tes Kesehatan Besok

Inilah kata pria yang lahir di Pa’ Upan, Krayan, Nunukan ini yang harus selalu dipikirkan oleh pemerintah dan pemerintah yang berpikir seperti itu hanya pemerintah yang cinta kepada rakyatnya, yang peduli kepada rakyatnya, tahu apa kebutuhan rakyatnya dan pimpinan yang tahu rakyat itu pimpinan yang selalu datang bertemu, berjumpa dan berkunjung ke tempat rakyatnya maka akan tahu apa kebutuhan rakyat itu.

“Jadi ini yang membedakan jelas dan besar sekali antara Zainal-Yansen dengan Calon pasangan yang lain. Saya berani menyampaikan dan menegaskan ini, yang membedakan kita adalah kita peduli kepada rakyat, kita mampu mewujudkan kepedulian kepada rakyat, dengan cara kita akan membantu memberi bantuan keuangan kepada kabupaten/kota,” pungkasnya. (adv)

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed