oleh

UMK Tarakan Rp 3.761.896,71, Tertinggi se-Kalimantan

TARAKAN – Didampingi Instansi terkait, Walikota Tarakan dr. H. Khairul, M. Kes., melakukan konferensi pers terkait dengan penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan Tahun 2021 bertempat di Ruang Rapat Walikota Tarakan, pada Jumat (27/11/2020) pagi tadi.

Dalam konferensi pers tersebut, Walikota menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak terhadap perekonomian di Kota Tarakan. Untuk itu dalam mengusulan UMK Tahun 2021, banyak hal yang harus dipertimbangkan. Begitu pula dengan Perwakilan dari pengusaha dan Serikat Pekerja yang juga telah menyerahkan kepada Pemerintah Kota untuk mengambil keputusan secara bijaksana.

Baca Juga :  Penampilan Peserta CPNS 2021 yang Ikut SKD Jadi Sorotan

“Mudah-mudahan keputusan bersama ini bisa diterima dengan baik antara serikat pekerja, buruh dan pengusaha di Kota Tarakan,” ujar Walikota Tarakan dr. H. Khairul, M. Kes.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan surat keputusan Gubernur Kalimantan Utara Nomor 188.44/K.821/2020 Tentang Upah Minimum Kota Tarakan Tanggal 13 November 2020 ditetapkan sebesar Rp. 3.761.896,71. Dengan penetapan ini, maka UMK Kota Tarakan Tahun 2021 menjadi satu-satunya Kabupaten/Kota di Wilayah Kaltara yang mengalami kenaikan, dan UMK Tarakan tetap menjadi yang tertinggi se-Kalimantan.(*)

Baca Juga :  Tarakan Bekas Wilayah Perang, Banyak Mortir Ditemukan Lokasinya Tak Menentu

Reporter : Yogi Wibawa

Editor : Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed