Tepis Bantuan 132 Koli APD Karena Peningkatan kasus, Danlanud: Ini Memang Sudah Terjadwalkan

TARAKAN – Lanud Anang Busra menerima pengiriman 132 Koli Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 5300 pakaian hazmat untuk digunakan paramedis menanggulangi Covid-19 tiba di Tarakan, usai dikirim dari Mabes TNI menggunakan Alpha 7305 yang merupakan pesawat Boeing milik TNI Angkatan Udara, Selasa (25/11/2020).

“Jumlah yang kami terima ini ada 5300 APD yang nanti kami akan distribusikan atau kami sampaikan kepada Satgas Covid-19 yang ada di Tarakan yaitu yang akan diterima oleh Kodim 092 yang di Tarakan. Setelah itu tugas kami selesai dan dari Kodim akan didistribusikan ke Dinas Kesehatan dan seluruh wilayah yang ada di pemerintah Kota Tarakan khususnya. Dan lebih umum lagi di Kalimantan Utara apakah itu nanti akan dikirimkan ke Bulungan, Malinau, kemudian ke kabupaten-kabupaten yang lain itu akan diatur oleh gugus tugas dari satgas covid-19 yang dari Kodim terutama sebagai leading sektornya,” ujar Danlanud Anang Busra, Kolonel PNB Somad, S.I.P kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Dukung Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Tarakan Timur Laksanakan Patroli Dialogis

Berdasarkan data, pengiriman APD tersebut sudah tercatat 5 kali dilakukan, dan akan terus dilakukan sampai akhir tahun 2020 mendatang.

“Kalau dilihat dari datanya dari beberapa waktu yang sebelumnya, mungkin baru 2 kali sebelumnya. Tapi yang sekarang ini ada 3 tahap ini. Tahap 3, 4 dan 5 akan sampai dengan akhir 2020, sampai dengan akhir Desember ini sudah didistribusikan. Mungkin setelah tahun 2020 nanti selesai akan ada lagi berikutnya (tahun 2021) nanti akan kami infokan lebih lanjut. Tapi sampai yang tahun 2020 sampai Desember jumlah ini sudah mencukupi sudah terpenuhi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pastikan Pengemudi Layak Berkendara, Satlantas Gelar Ramcek di Pelabuhan dan Bandara Tarakan

Namun, Somad juga mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan jika ada peningkatan atau kepentingan yang lebih dari paramedis yang bertugas, akan ada lagi tambahan distribusi.

“Kalau memang ada eskalasi ada kepentingan lain yang lebih besar mungkin ada tambahan-tambahan lain lagi. Tapi ini yang secara normatif, yang dijadwalkan sampai dengan desember ini sudah selesai. Nanti kalau ada tambahan lain dari pemerintah, atau pemerintah pusat memerintahkan untuk mengirimkan lagi, kami siap menerima dan kami distribusikan lagi. Yang secara normatifnya sampai Desember sudah selesai,” katanya.

“Ini alat pelindung diri hanya yang berupa pakaian itu ya, baju hazmat itu. Untuk obat-obatan mungkin bisa saja nanti suatu saat akan dikirim lagi apabila dibutuhkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Tambah 2 Unit X-Ray, Pelindo Perkuat Deteksi Barang Terlarang di Pelabuhan Malundung

Kendati demikian, pengiriman APD tersebut kata Somad, bukan disebabkan adanya tren kasus virus yang menyerang fungsi pernafasan ini meningkat di Kaltara.

“Ini bukan karena kemarin-kemarin atau hari-hari terakhir kan ada peningkatan ya di Kalimantan Utara, bukan. Tapi ini sudah memang yang dijadwalkan. Apabila ada tambahan atau apa ya bisa saja apabila pemerintah kota disini (Tarakan) atau Gubernur Kalimantan Utara meminta tambahan juga masih memungkinkan. Yang jelas kami siap membantu, termasuk alat transportasi kami koordinasikan ke lomando atas, apabila ada tambahan-tambahan lebih lanjut,” tukasnya.(*)

Reporter : Yogi Wibawa

Editor : Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *