oleh

Kecewa dengan yang Lama, Warga Sebakis Jatuhkan Pilihan kepada Zainal-Yansen untuk Bawa Perubahan

NUNUKAN – Kekecewaan warga terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menjadi alasan mendukung calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum – Dr Yansen TP, M.Si pada Pillkada Serentak 9 Desember 2020.

Seperti yang disampaikan Tambrin, warga Sebakis, Desa Pembeliangan, Kabupaten Nunukan, kepada Zainal A Paliwang ketika menyambangi desa tersebut.

Tambrin mengungkapkan, warga setempat tak merasakan manisnya sentuhan Pemprov Kaltara sejak provinsi ke-34 ini terbentuk pada 2013 lalu.

Bahkan janji politik gubernur dan wakil gubernur periode 2016-2021 yang pernah dilontarkan pada Pilgub Kaltara 2015 lalu hingga saat ini tak pernah direalisasikan.

“Cukup sudah, karena kami tidak mau lagi dibohongi. Makanya warga Sebakis bertekad mendukung ZIYAP di Pilgub Kaltara kali ini,” ungkap Tambrin selaku tokoh pemuda Sebakis, Desa Pembeliangan.

Menurutnya, kebutuhan warga Sebakis begitu banyak. Di antaranya kebutuhan infrastruktur jalan, kesehatan, pendidikan dan lainnya. Mereka yakin apabila Zainal Arifin Paliwang yang berpasagangan dengan Dr Yansen TP M.Si memenangkan Pilgub Kaltara 9 Desember 2020, dapat mewujudkan perubahan bagi masyarakat Sebakis dan Kaltara pada umumnya.

“Sebakis ini belum pasti masuk wilayah administrasi mana. Karena Kecamatan Sebuku dan Nunukan saling mengklaim, makanya sulit mendapatan bantuan. Jadi kami minta sama ZIYAP jika terpilih mekarkan saja Sebakis jadi kecamatan,” tambahnya.

“Tokoh masyarakat, adat, pemuda dan agama di Sebakis bukan tidak pernah memohon adanya pembangunan untuk di Sebakis, sayangnya tidak pernah ada yang terealisasi sedikit pun,” sambung Tambrin.

Bahkan selama ini tak pernah ada utusan Pemprov Kaltara mengunjungi daerah yang cukup memprihatinkan tersebut.

“Kita pernah ajukan pembangunan jembatan penghubung kepada Wakil Gubernur, tapi tidak terealisasi karena alasan kebjiakan dan tanggung jawab, makanya kita kecewa dengan pemerintahan yang sekarang ini. Karena kita hanya dijanji-janjikan saja,” ungkap Tamrin.

Masih dikatakan Tambrin, warga Sebakis juga menginginkan pemekaran Sebakis menjadi desa atau kecamatan. Pasalnya, Sebakis yang masuk administrasi Desa Pembeliangan menjadi wilayah konflik dikarenakan dua kecamatan yakni Nunukan dan Sebuku saling mengklaim. Akibatnya Sebakis minim bantuan dari kabupaten.

“Kita berharap jika ZIYAP terpilih bisa membantu mengatasi masalah batas wilayah Sebakis, jika perlu Sebakis dimekarkan menjadi desa atau kecamatan,” harapnya.

Senada dengan Tambrin, Takdir selaku tokoh masyarakat di Sebakis menambahkan, warga sudah lama menginginkan adanya perubahan.

Karena sejak Kaltara terbentuk warga Sebakis hanya mendapatkan janji manis dari pemerintah. Kenyataan yang ada, semua yang dijanjikan justru tidak kunjung datang.

“Dulu waktu Pilgub Kaltara pertama kita dijanjikan mau dibuatkan jembatan penghubung ke Pembeliangan oleh cagub saat itu. Tapi begitu terpilih jangankan mau dibuatkan jembatan, lihat kondisi kami di Sebakis saja tidak pernah,” tegas Takdir.

Selain masalah jalan, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan, jembatan penghubung ini sangat diperlukan warga Sebakis.

Dengan begitu, warga Sebakis bisa menjual hasil sawit serta membeli kebutuhan pokok. Karena yang warga rasakan selama ini sangat sulit menjual hasil kebun sawit apalagi mencari kebutuhan pokok.

“Jembatan penghubung ini sangat penting bagi warga Sebakis, makanya kami berharap ZIYAP bisa membangunnya jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara,” tutupnya. (adv)

 

Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed