oleh

Serfianus Ingatkan Masyarakat Tanggap Bencana dan Siaga Setiap Saat

NUNUKAN – Sebagai langkah antisipasi dan preventif atas dampak fenomena alam, Pemerintah Kabupaten Nunukan beserta unsur TNI dan Polri menggelar Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Hidrometeorologi. Kegiatan ini diselenggarakan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Nunukan, Kamis (19/11/2020).

Mewakili Plt. Bupati Nunukan, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus, S.IP.,M.Si memimpin apel, dan terlihat hadir unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan, serta kepala perangkat daerah terkait. Sementara di lapangan apel tampak berjajar pasukan dari berbagai kesatuan, antara lain dari Kodim 0911 Nunukan, Lanal Nunukan, Satgas Pamtas Yonif 623 BWU, Polres Nunukan, BPBD, dan SATPOL PP.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Serfianus menyampaikan beberapa hal tentang fenomena La Nina berdasarkan keterangan dari BMKG. Data dari BMKG, La Nina yang diprediksi dapat berdampak pada peningkatan akumulasi curah hujan musiman dan bulanan yang bervariasi, baik tempat dan waktunya hingga mencapai 20 persen hingga 40 persen lebih tinggi dari normalnya. Selain itu, berpotensi memicu bencana Hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, atau angin puting beliung.

“Beberapa waktu yang lalu di beberapa wilayah di Indonesia, tak terkecuali di wilayah Provinsi Kalimantan Utara dan juga di Kabupaten Nunukan banyak terjadi musibah dan bencana alam. Hal ini telah menimbulkan korban dan kerugian materil yang tidak sedikit. Terlebih kita seluruh dunia saat ini menghadapi fenomena perubahan iklim La Nina yang akan membawa dampak yang buruk sebagai penyebab bencana hidrometeorologi,” kata Serfianus.

Lebih lanjut disampaikan Serfianus, pada November ini diperkirakan hampir seluruh wilayah kepulauan di Indonesia, kecuali pulau Sumatera, akan terdampak La Nina. Desember 2020 hingga Februari 2021, dampak La Nina diprediksi terjadi di wilayah Indonesia bagian tengah, utara, dan timur. Adapun puncak La Nina dan puncak musim hujan diprediksi terjadi di Desember 2020 serta Januari dan Februari 2021.

“Dengan melihat kondisi seperti itu, tentunya tidaklah membuat kita untuk tinggal diam. Oleh karena itu apel bersama di sini dalam rangka gelar pasukan siaga bencana Hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Nunukan digelar, maka kita harus meningkatkan kewaspadaan dari kita semua. Dengan segala potensi yang kita miliki sesuai bidang kerja kita masing-masing, saya rasa segala tantangan dan segala kemungkinan yang ada di depan kita akan dapat kita tanggulangi bersama,” jelasnya.

Serfianus berharap agar seluruh unsur dari pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi vertikal dan seluruh lapisan masyarakat dapat saling bergandengan tangan, bahu membahu dan meningkatkan koordinasi dan konsolidasi dalam menghadapi kemungkinan musibah dan bencana alam ini.

Kepada seluruh pemangku kepentingan agar dapat menyiapkan langkah-langkah antisipasi dan taktis, segera dirumuskan dan pertajam langkah tersebut dengan simulasi-simulasi kepada kemungkinan-kemungkinan terburuk apabila terjadi bencana.

“Saya juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tanggap bencana dan siap di setiap saat. Hal ini tentunya bukanlah hal yang berlebihan, namun adalah sebuah langkah preventif dan antisipasi yang terukur dalam sebuah manajemen bencana,” ujarnya.

Terkait dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, dia menekankan agar seluruh pemangku kepentingan dapat melaksanakan semua program dan rencana dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berdasar pada 3 hal, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak. “Jika itu kita lakukan, dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” imbuhnya. (*)

 

Reporter: Darmawan

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed