TARAKAN – Upaya Pemerintah Kota Tarakan (Pemkot) untuk meningkatkan sektor kepariwisataan terus berlanjut. Salah satunya membuka Pelatihan Manajemen Homestay yang kali ini digelar di Swiss Bellhotel Tarakan, Senin (16/11/2020) pagi tadi.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., ini diikuti para pengelola homestay yang ada di Kota Tarakan bersama dengan Kelompok Sadar Wisata binaan Pemkot dan duta wisata. Materi pelatihan ini pun disampaikan oleh profesional di bidangnya, mulai dari akademisi, unsur pemerintah, dan pelaku usaha.
“Tentu kita berharap agar ke depannya pengelolaan homestay di Tarakan dapat jauh lebih baik, dan setelah pandemi Covid-19 berakhir usaha homestay juga dapat bangkit. Apalagi, pajak daerah dari perhotelan homestay berkontribusi besar dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes.
Ia menilai, potensi bisnis homestay di Kota Tarakan masih cukup besar. Namun faktanya dalam kurun waktu 3 tahun terakhir sebelum pandemi Covid-19, terdapat tren penurunan kunjungan di homestay. Sementara jumlah pengunjung masuk Kaltara, termasuk Tarakan cenderung meningkat.
Untuk itu, agar tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan. Orang nomor satu di Tarakan ini mengharapkan agar seluruh pengelola homestay di Kota Tarakan juga dapat menerapkan standar pelayanan secara maksimal dan dapat masuk ke ceruk pasar yang lebih luas melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
“Mulai dari travel agent konvensional maupun agensi digital yang terjun ke bisnis homestay,” tukasnya.(*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : Ramli







