Kemendes PDTT Targetkan 10 ribu Desa Tertinggal Jadi Desa Berkembang

Jakarta – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menargetkan 10 ribu desa tertinggal menjadi desa berkembang sebagai upaya mewujudkan pembangunan di desa.

“Target kita nanti adalah 5.000 desa berkembang menjadi mandiri dan 10.000 desa tertinggal menjadi berkembang,” kata Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dalam pidato virtualnya kepada peserta Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) 11 Tahun 2020 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) di Jakarta, Senin.

Baca Juga :  Kemenkes: Scabies, kusta, dan frambusia kini masuk pemeriksaan CKG

Ia mengatakan bahwa penggunaan Dana Desa selama ini merujuk pada visi dan misi serta arahan Presiden Joko Widodo. Ada tiga hal yang menjadi fokus pemanfaatannya, yaitu untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur dan transformasi ekonomi.

Tiga hal tersebut menjadi rujukan utama bagi pembangunan di desa. Namun, demikian ia menekankan prioritas pembangunan yang akan lebih difokuskan, yaitu pada pengembangan SDM dan transformasi ekonomi.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Label Kadar Gula, Bentuk Satgas Keamanan Pangan

Sedangkan untuk target capaian, Kemendes PDTT akan fokus untuk mengentaskan 5.000 desa berkembang menjadi desa mandiri dan 10.000 desa tertinggal menjadi desa berkembang.

Sementara itu, terkait kemungkinan sebuah desa yang statusnya tertinggal secara cepat menjadi desa mandiri, Gus Menteri dengan tegas mengatakan hal itu sangat mungkin terjadi.

“Sangat mungkin, tetapi tentu hanya daerah-daerah khusus atau spesifik yang akan bisa menuju ke sana. Tetapi dimungkinkan adanya desa dari posisi tertinggal tidak berkembang dulu, langsung ke mandiri,” katanya.

Baca Juga :  KSAL Targetkan Kapal Induk Pertama Indonesia Hadir Sebelum HUT TNI

Adapun untuk sasaran pembangunan daerah tertinggal pada 2020-2024, Kemendes PDTT menargetkan pengentasan 25 daerah dari total 62 daerah yang dinilai masih tertinggal.

“Jadi yang kita targetkan adalah 25 dari 62 daerah tertinggal,” kata Gus Menteri. (ant)

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *