oleh

Ari Yusnita Sebut Pembangunan PLTU Gunung Seriang Mangkrak 4 Tahun, Perjuangannya di DPR RI Proyek Dilanjutkan

BULUNGAN – Meski saat ini Kabupaten Bulungan menyandang status sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Namun kebutuhan listrik seolah menjadi kebutuhan sangat vital bagi seluruh masyarakat Bulungan, mengingat kebutuhan listrik di ibu kota provinsi termuda itu masih belum bisa menjangkau secara keseluruhan kepada masyarakat Bulungan.

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Gunung Seriang pun, kini seolah menjadi satu-satunya harapan masyarakat Bulungan untuk mendapatkan suplai listrik yang cukup untuk kebutuhan mereka.

Meski pembangunan PLTU itu sempat mangkrak selama 4 tahun, namun berkat perjuangan anggota DPR RI komisi 7 perwakilan Kaltara dimasa itu, dr. Ari Yusnita, PLTU Seriang pun akhirnya kembali dilanjutkan pembangunannya dengan harapan bisa mencukupi kebutuhan listrik ke seluruh wilayah pelosok kabupaten Bulungan.

Baca Juga :  Jalan Depan Mako Brigif 24/BC Segera Diperbaiki

Kepada benuanta.co.id dr. Ari Yusnita mengatakan saat itu sempat ada kendala untuk melanjutkan pembangunan PLTU Seriang, namun mengingat masyarakat yang selalu mengeluhkan masalah kebutuhan listrik ia pun berusaha hingga akhirnya pembangunan PLTU Seriang bisa kembali dilanjutkan pada tahun 2016 hingga saat ini.

“Hampir gagal karena lanjutan proyek itu sempat mau dihapuskan oleh pihak PLN Pusat, namun Alhamdulilah usaha saya untuk melobi menteri ESDM saat itu, ditambah persetujuan Bupati Sudjati dan anggota DPRD Bulungan Sunaryo akhirnya PLTU Seriang pun kembali dilanjutkan pembangunannya,” ujar Dr. Ari.

Tak tanggung-tanggung berkat usahanya itu selama menjabat sebagai anggota DPR RI, dr. Ari pun berhasil mencairkan anggaran sebesar Rp 280 M untuk lanjutan pembangunan PLTU Seriang.

Baca Juga :  Kapolda Buka Rakernis SDM Polda Kaltara T.A. 2021

“Saat itu kita berhasil dapat anggaran dan tentu kita senang. Makanya saya sangat berharap PLTU Gunung Seriang ini bisa menjadi solusi Bulungan untuk kebutuhan listrik,” ungkapnya.

Meski saat itu hasil jerih payahnya berhasil membuat PLTU Seriang kembali dilanjutkan. Namun, usaha dr. Ari kembali menemukan batu sandungan saat salah satu kotraktor yang mengerjakan pembangunan PLTU Seriang  mengalami masalah yang membuat peresmian PLTU itu harus terhambat.

Ia pun berharap dengan pencalonannya kali ini sebagai Wakil Bupati Kabupaten Bulungan, ia bisa kembali berjuang untuk menyelesaikan masalah kelanjutan dari pembangunan PLTU.

Baca Juga :  Akabri 98 Nawahasta laksanakan Vaksinasi dan Baksos di Mako Polda Kaltara

“Sempat sedih kok pas akhir jabatan saya di DPR. Malah dapat info kalau salah satu PT pengerjaan proyek mendapatkan masalah. Sempat saya laporkan masalah itu ke Kementrian, tapi sayangnya waktu pengabdian saya saat itu sudah usai,” lanjutnya.

“Sebenarnya kalau untuk pencalonan saya, tentu untuk mengabdi lagi. Tapi, untuk kebutuhan listrik, jelas saya harus turun tangan lagi untuk menyelesaikan masalah di
pembangunan PLTU Seriang. Karena proyek itu, saya minta untuk dilanjutkan saat itu untuk kebutuhan Bulungan. Jika terhambat lagi, tentu sangat disayangkan dan usaha saya yang malah menjadi sia-sia” tutupnya.(*)

Reporter: Osarade
Editor: Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed