oleh

Warga Tabol dan Loudres akan Kawal Kemenangan ZIYAP Demi Perubahan

NUNUKAN – Kehadiran Cagub Kaltara nomor urut 3, Drs. H. Zainal A Paliwang, SH, M.Hum di Nunukan, disambut antusias warga Tabol dan Loudres.

Warga dari kedua kampung yang jauh dari keramaian ini mengeluhkan banyak hal yang dirasakan selama ini. Mulai dari kondisi jalanan yang rusak, kesulitan air bersih dan listrik.

“Sudah lama kami tidak tersentuh pembangunan, oleh karenanya kami mau perubahan dengan mendukung pasangan ZIYAP,” terang Andre salah satu tokoh masyarakat Dusun Loudres.

Selama ini warga di Dusun Loudres sangat kesulitan mendapatkan air bersih dan hanya mengandalkan air hujan. “Kalau musim kemarau warga sangat sulit mendapatkan air,” ujar warga.

Baca Juga :  66 Pegawai Lapas Nunukan Tes Urine, Ini Hasilnya

“Air bersih sulit mas, padahal air bersih salah satu kebutuhan mendasar masyarakat, belum lagi jalan kami yang rusak dan listrik tidak 24 jam. Makanya kami harap ada perubahan jika ZIYAP menang di Pilgub Kaltara,” pungkas Andre lagi.

Selain permasalahan kebutuhan dasar, warga Loudres juga mau ada pemekaran desa. Menurut dia, bantuan dana desa dari pemerintah tidak pernah dinikmati. Alias tidak pernah sampai kepada dua dusun ini.

Baca Juga :  Gelar PTM, 572 Pelajar SMPN 1 Nunukan Jalani Vaksin Covid-19

“Kan dusun itu hanya setingkat RT, kalau ada bantuan dana desa pasti dana tersebut habis terpakai untuk kegiatan, makanya tidak sampai ke dusun kami ini,” tegasnya.

Hal yang sama diutarakan Mariati warga Dusun Tabol. Letak Dusu Tabol yang cukup jauh dari jalanan beraspal dan masih kesulitan akses jalan masuk di kampumgnya.

“Dusun Tebol ini jauh masuk lewat kebun sawit, di sana air bersih susah, listrik tidak ada dan jalan rusak. Pokoknya, kalau malam kami pakai lilin dan kalau mau bawa hasil kebun susah,” ujar ibu rumah tangga ini.

Baca Juga :  Pelajar Sudah Vaksin Bisa Belajar Tatap Muka di Sekolah

Mariati berharap jika ZIYAP terpilih dapat memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat Dusun Tabol sebagaimana program kerjanya “Membangun Desa, Menata Kota”.

“Kami tidak mau seperti ini terus, makanya kami mau perubahan dengan mendukung dan memenangkan ZIYAP, bila perlu akan kami kawal suara ZIYAP,” tutupnya. (adv)

Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed